Universitas Pakuan Bogor kukuhkan guru besar bidang hukum

Rabu, 06 Mar 2024, 15:50 WIB

Kota Bogor - Rektor Universitas Pakuan Bogor Prof Didik Notosudjono mengukuhkan Prof Andi Muhammad Asrun sebagai guru besar bidang Ilmu Hukum, sehingga kampus itu memiliki 17 orang guru besar.

Pengukuhan dilaksanakan bersamaan dengan wisuda kelulusan 859 mahasiswa Universitas Pakuan di Braja Mustika Convention Hotel, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Ket. Foto: Rektor Universitas Pakuan Bogor, Prof. Didik Notosudjono mengukuhkan Prof. Andi Muhammad Asrun menjadi guru besar di bidang ilmu hukum, Rabu (6/3/2024). — Sumber: ANTARA/Shabrina Zakaria

Didik berharapdengan dikukuhkannya Andi Asrun sebagai profesor, bisa meningkatkan peran dan fungsi sebagai perguruan tinggi yang turut berkontribusi terhadap keberlangsungan peradaban bangsa.

"Dengan dikukuhkan ProfAndi Asrun, alhamdulillahh Universitas Pakuan telah memiliki 17 guru besar dan insya Allah tahun ini bisa bertambah," kata Didik dalam sambutannya.

Dengan pengukuhan ini, Didik yakin eksistensi Unpak Bogor semakin diakui di kalangan universitas dan masyarakat, serta meningkatkan peran dan fungsi Unpak sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi bagi peradaban bangsa.

"Rekan-rekan guru besar menunjukkan pengakuan kompetensi dan paparan dalam bidang akademik, yang tentu kepakarannya akan didedikasikan untuk kemaslahatan orang banyak," ucapnya.

Sementara itu, Guru Besar Hukum Unpak Bogor Prof Andi Muhammad Asrun menyampaikan kegembiraannya atas pengukuhan ini.

Menurutnya, dikukuhkannya seorang dosen menjadi guru besar merupakan puncak dari perjuangan. Terlebih, Andi sudah melewati perjuangan yang panjang.

"Saya merasa gembira dan bahagia. Peristiwa ini jadi puncak dari perjuangan mencapai jabatan akademik guru besar," kata dia.

Dalam pidato pengukuhannya, Andi menyoroti penguatan kelembagaan Mahkamah Konstitusi (MK), telah memberikan ruang keadilan lebih besar bagi para pencari keadilan untuk mempertahankan hak-hak dasarnya sebagaimana dijamin dalam UUD 1945.

Ketika ditanya apakah Andi akan mencoba mendaftar ke MK, ia mengaku memiliki peluang untuk itu."Nanti saya lihat. Karena saya Ketua Forum Pengacara dan staf ahli di MK. Jadi, saya punya peluang untuk jadi hakim MA," ucapnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.