Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Polda Kaltara dan Polisi Sabah Sepakat Cegah Kejahatan di Laut Perbatasan

📅 Rabu, 06 Mar 2024, 01:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Polda Kaltara dan Polisi Sabah Sepakat Cegah Kejahatan di Laut Perbatasan Doc: ANTARA/HO-Polda Kaltara
Ket. Kapal Direktorat Polairud Polda Kaltara dan Pasukan Polis Marin Wilayah 4 Sabah PDRM berpatroli bersama di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan, Selasa (5/3/2024).

Tanjung Selor - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) dan Polis Diraja Malaysia (PDRM) sepakat memperkuat pencegahan, pengawasan, dan penanganan tindak kejahatan di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Kami polisi antarnegara komitmen memperkuat kerja sama mencegah dan menangani kejahatan laut di perbatasan Indonesia-Malaysia," kata Direktur Polairud Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Bambang Wiriawan di Nunukan, Selasa.

Direktorat Polairud Polda Kalimantan Utara dan Pasukan Polis Marin Wilayah 4 Sabah PDRM menggelar pertemuan bersama ataurendezvous (RV)di perairan Tawau-Nunukan, Selasa (5/3/2024).

Pertemuan ini dihadiri Direktur Polairud Polda Kaltara, Kombes Pol. Bambang Wiriawan, Atase Polri di Tawau, Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia, serta perwakilan PDRM.

Kedua pihak antarnegara itu komitmen memperkuat kerja sama penanganan kejahatan laut di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Mereka juga membahas sejumlah isu penting yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di perbatasan laut, seperti peredaran narkoba, penyelundupan orang, dan penyelesaian batas wilayah terkait budidaya rumput laut.

Bambang mengatakan pertemuan itu juga bentuk sinergi dan koordinasi Polri dan PDRM menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional di laut.

Ia berharap pertemuan itu meningkatkan hubungan baik dan saling percaya antara dua negara dan terus bekerja sama serta berbagi informasi dalam menanggulangi kejahatan laut di perbatasan kedua negara itu.

"Kami juga berharap masyarakat di perbatasan dapat hidup damai dan sejahtera tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," tutur Bambang.

Pertemuan bersama antara Polri dan PDRM itu merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tiga bulan sekali. Pertemuan diharap berdampak positif bagi stabilitas dan keamanan di kawasan perbatasan laut Indonesia -Malaysia, khususnya Kaltara-Sabah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.