Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meorient Hadirkan Produk dari Berbagai Sektor Industri dalam Tiga Pameran Sekaligus

📅 Rabu, 06 Mar 2024, 20:36 WIB | Oleh:

Di sisi lain, Ketua Aprindo, Roy Nicholas Mandey mengatakan, Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat besar untuk berbagai produk, baik itu bahan bangunan, interior, rumah tangga hingga elektronik. Kenyataan ini dibuktikan dengan semakin banyaknya toko ritel di Indonesia yang menjual berbagai produk tersebut, baik dalam skala besar maupun skala kecil.

"Ini sebuah iklim yang sangat baik karena menandakan bahwa perdagangan di Indonesia berjalan dengan sangat baik. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipastikan akan terus melaju pesat," ungkap dia.

Laporan Bank Indonesia menyebutkan, Indeks Penjualan Riil (IPR) mencapai level tertinggi sejak awal pandemi Covid-19 pada April 2023, yaitu 242,9. Ini menandakan adanya peningkatan konsumsi rumah tangga yang signifikan, khususnya melalui penjualan ritel.

"Apalagi kita akan menyambut momen Ramadan dan lebaran serta strategi potongan harga dari pedagang ritel. Kami berharap melalui pameran ini, para pengusaha ritel di Indonesia bisa mendapatkan referensi maupun mitra baru yang akan memberi manfaat baik bagi perkembangan dan kemajuan bisnis ritel mereka," kata Roy menjelaskan.

Sementara itu, perwakilan dari Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) Ashari Abidin menerangkan, pasar Industri elektronik Indonesia dalam kurun waktu 2024 hingga 2028 diperkirakan akan terus meningkat. Angkan diprediksi mencapai nilai 21,410 miliar dollar AS dengan peningkatan 2,53 persen per tahun.

"Pasar elektronik Indonesia sendiri, walaupun terus meningkat namun masih sangat bergantung kepada impor barang jadi dan komponen dari luar negeri. Ini merupakan sebuah fakta yang harus kita akui," ungkapnya.

Kehadiran pameran ini menjadi sebuah solusi bagi para pengusaha di sektor teknologi dan informasi di Indonesia untuk mendapatkan produk dan teknologi terbaru. Peran importasi sebagai pengisi kebutuhan pasar di Indonesia juga menjadi salah satu pemicu munculnya UMKM yang berbasis daring.

"Data menunjukkan penjualan daring mencapai 26 persen dari penjualan elektronik. Kami menyambut baik peran pameran yang diadakan Meorient sebagai sarana B2B yang memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis elektronik untuk memenuhi kebutuhan pasar elektronik Indonesia yang terus tumbuh dengan pesat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.