Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Polwan Ini Sosialisasi tentang Bahaya Kekerasan Seksual Bagi Murid SD di Maluku

📅 Selasa, 05 Mar 2024, 05:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Para Polwan Ini Sosialisasi tentang Bahaya Kekerasan Seksual Bagi Murid SD di Maluku Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Tim Polwan Polda Maluku saat sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bagi murid SD di Ambon, Senin(4/3/2024).

Ambon - Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku kembali memberikan sosialisasi tentang bahaya kasus kekerasan seksual bagi murid Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyahdi Kota Ambon.

Kegiatan edukasi yang diikuti 224 orang siswa siswi kelas satu dan dua ini, dinamai program "Mangente Anak Sekolah".

"Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk menyikapi maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi guna pencegahan terjadinya kasus-kasus tersebut terhadap anak," kata Ketua Tim Sosialisasi Ipda Nurul Hidayati Achmaddi Ambon, Selasa.

Berbagai sosialisasi dan edukasi diberikan kepada anak-anak yang didampingi puluhan gurunya, itu bukan hanya tentang kekerasan seksual.

Para murid juga diberikan edukasi tentang apa itu perundungan, jenis-jenis perundungan, dampaknya bagi korban, cara pencegahan, dan apa yang harus dilakukan apabila terjadi 'bullying' tersebut.

Pihaknya mengingatkan kepada anak-anak SD tersebut terkait pentingnya menjaga diri dari orang asing yang berusaha untuk melakukan kejahatan serta menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal.

"Kami juga memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah tentang upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual yang menimpa anak di bawah umur dengan cara memberikan pemahaman tentang bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang asing," terangnya.

Kegiatan yang dilaksanakan ini, kata Nurul, merupakan penjabaran dari program Kapolda Maluku, yaitu "Basudara Manise" yang juga sudah dilakukan di sejumlah sekolah lainnya.

"Sosialisasi ini kami lakukan juga untuk menindaklanjuti permintaan kepala Sekolah SD Xaverius Ambon agar memberikan edukasi untuk pencegahan kasus-kasus tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.