Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kedubes Tiongkok Kecam Pernyataan Utusan Filipina

📅 Senin, 04 Mar 2024, 02:50 WIB | Oleh:
Kedubes Tiongkok Kecam Pernyataan Utusan Filipina Doc: philippineembassy-dc.org
Ket. Dubes Filipina untuk AS, Jose Manuel Romualdez

BEIJING - Kedutaan Besar Tiongkok di Filipina pada Minggu (3/3) mengatakan pihaknya mengecam keras duta besar Filipina untuk Amerika Serikat (AS) atas pernyataan baru-baru ini terkait Tiongkok, dengan mengatakan bahwa pernyataan tersebut telah mengabaikan fakta-fakta dasar.

"Pernyataan tersebut secara tidak sengaja membesar-besarkan masalah Laut Tiongkok Selatan (LTS) dan membuat spekulasi serta fitnah jahat terhadap Tiongkok," kata Kedubes Tiongkok tersebut dalam sebuah pernyataan.

Dubes Jose Manuel Romualdez mengatakan pada 28 Februari lalu bahwa meskipun AS memandang masalah LTS dan potensi konflik Taiwan sebagai sebuah kekhawatiran yang serius, ia yakin bahwa titik konflik sebenarnya adalah di Laut Filipina Barat mengingat semua pertikaian kecil terjadi di sana.

Kedutaan Besar Tiongkok mengatakan: "Mengundang serigala ke dalam rumah dan terlibat dalam lingkaran kecil tidak hanya tidak akan membantu menyelesaikan perbedaan di LTS, namun sebaliknya akan memperumit situasi regional, dan merusak perdamaian dan stabilitas regional."

Mereka pun mendesak Romualdez untuk berhenti menyebarkan teori ancaman Tiongkok dan paranoia terhadap penganiayaan, dan menahan diri dari bertindak sebagai juru bicara negara lain.

Atas kecaman itu, pihak Kedutaan Besar Filipina di Beijing tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Penegasan Marcos Jr

Ketegangan meningkat akibat sengketa maritim di LTS, dimana Beijing dan Manila saling melontarkan tuduhan tajam atas serangkaian perselisihan tersebut.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh LTS, yang merupakan jalur perdagangan kapal yang setiap tahunnya memberi keuntungan senilai lebih dari 3 triliun dollar AS, termasuk sebagian yang diklaim oleh Filipina, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Brunei.

Pengadilan Arbitrase Permanen pada tahun 2016 mengatakan klaim Tiongkok tidak memiliki dasar hukum.

Isu pertikaian di LTS antara Filipina dan Tiongkok sempat diutarakan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr saat ia berkunjung ke Australia untuk menghadiri pertemuan Asean. Saat itu Presiden Marcos Jr menyatakan bahwa negaranya akan terus memperjuangkan perdamaian regional dan berjanji menyelesaikan masalah ketika ia mencari dukungan dalam sengketa maritim dengan Tiongkok.

"Filipina kini berada di garis depan melawan tindakan yang merusak perdamaian regional, mengikis stabilitas regional, dan mengancam keberhasilan regional. Ia pun berjanji akan tetap teguh mempertahankan kedaulatan negaranya, meski menghadapi tantangan yang amat berat," ucap Presiden Marcos Jr kepada anggota parlemen Australia di Canberra. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.