Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, Satpolairud Tingkatkan Pengawasan Objek Wisata Pantai Selatan Sukabumi

📅 Minggu, 03 Mar 2024, 23:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, Satpolairud Tingkatkan Pengawasan Objek Wisata Pantai Selatan Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Personel Satpolairud Polres Sukabumi saat memantau aktivitas wisatawan di objek wisata pantai selatan Kabuparten Sukabumi, Jabar.

Sukabumi - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Sukabumi meningkatkan pengawasan terhadap wisatawan yang beraktivitas di objek wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat untuk mencegah terjadinya kembali kasus kecelakaan laut.

"Peningkatan pengawasan ini untuk mencegah terjadinya kasus kecelakaan laut seperti yang menimpa empat pelajar asal Kabupaten Cianjur, Jabar yang nyaris hilang tenggelam di Pantai Kebonkalapa, Desa/Kecamatan Cisolok pada Minggu (3/3) sekitar pukul 08.30 WIB," kata Kasatpolairud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar di Sukabumi, Jumat.

Menurut dia, berbeda dengan libur akhir pekan biasanya, menjelang Bulan Suci Ramadhan 1445 H arus wisatawan yang datang ke objek wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi meningkat.

Dari pantauan pihaknya, pada libur akhir pekan atau H-8 Ramadhan seluruh objek wisata pantai mulai Pantai Palabuhanratu di Kecamatan Palabuhanratu hingga Cibangban, Kecamatan Cisolok dipadati oleh wisatawan.

Mayoritas wisatawan yang datang berasal dari berbagai daerah terdekat, seperti Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Bogor dan ada juga yang berasal dari wilayah DKI Jakarta, Tangerang, dan Banten.

Maka dari itu, pihaknya berkoordinasi dengan berbagai lembaga dan komunitas potensi SAR seperti Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista), Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi serta lainnya untuk memperketat pengawasan.

"Diprediksi kunjungan wisatawan akan kembali melonjak pada pekan depan atau pada Sabtu (9/3) dan Minggu (10/3). Untuk itu, kami berupaya untuk menimalisasikan terjadinya kecelakaan laut," katanya.

Ketua Korwil Wilayah BaratBalawista Kabupaten Sukabumi Sandi Rentana mengatakan kasus kecelakaan laut yang terjadi pada Minggu pagi disebabkan korban yang rata-rata masih berusia 14 tahun tidak mengindahkan imbauan dari petugas penjaga pantai.

Berulang kali, diperingatkan agar tidak berenang tetapi masih saja ada yang nekat, bahkan berenang di lokasi jauh dari bibir pantai seperti di Pantai Kebon Kalapa Karanghawu, Desa/Kecamatan Cisolok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.