Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Sebut Hujan di Pulau Jawa Alami Perpanjangan

📅 Sabtu, 02 Mar 2024, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Sebut Hujan di Pulau Jawa Alami Perpanjangan Doc: antara
Ket. Periset Iklim dan Atmosfer BRIN Erma Yulihastin.

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan hujan mengalami perpanjangan di Pulau Jawa dan belum ada tanda-tanda berakhir, meski sekarang sudah memasuki bulan Maret.

Periset Iklim dan Atmosfer BRIN Erma Yulihastin melalui akun X yang dikutip di Jakarta, Jumat (1/3), mengatakan hujan persisten yang turun dengan intensitas sedang, bahkan ekstrem di Jawa tidak dipengaruhi oleh aktivitas gelombang atmosfer.

"Selama Februari tidak ada bukti penjalaran kelembapan dari arah timur maupun barat menuju Jawa," ujarnya.

Erma mengatakan hujan juga tidak terbentuk karena angin skala luas yang umumnya dibentuk dari garis Zona Konvergensi Antar Tropis (ITCZ) atau daerah konvergensi antar-tropis.

Kondisi itu menandakan tidak ada faktor global dan remote forcing yang berperan dalam pembentukan hujan.

Kemudian penyebab hujan adalah forcing local yang berasal dari memanasnya suhu permukaan laut baik di Laut Jawa maupun Samudra Hindia sebelah selatan Jawa. "Pemanasan suhu permukaan laut berperan penting dalam menciptakan Oceanic Convection System (OCS) yang masif dan akseleratif," kata Erma.

Lebih lanjut dia menyampaikan dalam kondisi angin dari utara yang mengalami penguatan, sistem konveksi yang masif dan terjadi meluas di laut dapat dengan cepat masuk ke darat dan bergabung dengan konveksi di atas darat efek orografis.

Fenomena itulah, kata dia, yang membuat hujan jadi meluas, bahkan ekstrem.

Konveksi laut dapat terbentuk setiap hari oleh pemanasan suhu muka laut, sehingga menaburkan garam di atas lautan akan memperparah dan mempercepat sistem hujan yang terbentuk di atas laut, sementara hujan telah siap berpindah menuju darat. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.