Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bioenergi Penting untuk Transisi Energi

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 08:46 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bioenergi Penting untuk Transisi Energi Doc: istimewa

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jisman P Hutajulu

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bioenergi memegang peranan yang sangat penting dalam perjalanan menuju Net Zero Emission (NZE). Selain itu, bioenergi merupakan sebagai bagian integral dari strategi untuk mengurangi emisi karbon.

"Bioenergi juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif sebagai EBT. Bioenergi yang terdiri dari biomassa, biogas dan bahan bakar nabati dapat menggantikan bahan bakar fosil di semua sektor terkait pembangkit listrik, bahan bakar untuk sektor industri dan komersil, transportasi dan juga rumah tangga," ujarnya saat menjadi pembicara kunci acara Seminar Tantangan Industri Bioenergi di Jakarta, kemarin.

Jisman menyebut, pada 2023, bioenergi berkontribusi sekitar 60 persen dari total bauran energi nasional, dimana pada tahun lalu bauran energi nasional tercatat di angka 13,2 persen. Dengan kata lain, bioenergi berperan besar dengan menyumbang sebesar 7,7 persen dari capaian bauran energi tersebut.

Peran bioenergi lainnya, imbuh Jisman, adalah dengan penyediaan dan pemanfaatan biodiesel, yang pada 2023 telah disalurkan biodiesel untuk domestik sebesar 12,3 juta KL. Dari angka tersebut mampu menghemat devisa negara lebih dari 122 triliun rupiah. "Dari biodiesel tersebut juga menurunkan emisi GRK sebesar 132 juta ton CO2 ekuivalen," tambahnya.

Lebih lanjut, Jisman mengatakan peluang dan potensi dari bioenergi belum sepenuhnya digarap secara maksimal, sehingga memerlukan keterlibatan dari seluruh stakeholder, kementerian dan lembaga terkait, swasta, akademisi maupun Non-Governmental Organization (NGO), dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.