Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gelar Pameran Batik, Museum Batik Pekalongan Gandeng Akademisi

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gelar Pameran Batik, Museum Batik Pekalongan Gandeng Akademisi Doc: ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan
Ket. Pengunjung Museum Batik Pekalongan sedang mengamati koleksi batik yang dipamerkan di Pekalongan, Rabu (28/2/2024).

PEKALONGAN - Museum Batik Pekalongan, Jawa Tengah, menggandeng akademisi dan komunitas perajin batik siap menggelar pameran batik pada tahun ini sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2024 sebesar Rp150 juta.

Kepala Museum Batik Pekalongan Akhmad Asror di Pekalongan, Kamis (29/2), mengatakan bahwa saat ini pihaknya mengupayakan tata pameran koleksi batik yang berbeda setiap tahunnya agar pengunjung tidak bosan berkunjung ke museum itu.

"Kami sajikan sesuatu yang berbeda dalam satu tahun agar pengunjung tidak hanya berkunjung sekali tetapi berulang kali ke museum," katanya.

Menurut dia, realisasi nilai Pendapatan Asli Daerah 2023 mampu mencapai Rp180 juta dari target yang ditetapkan sebesar Rp103 juta.

"Oleh karena itu, kami optimistis target PAD 2024 sebesar Rp150 juta akan terlampaui. Namun demikian, tentunya, kami perlu melakukan persiapan kegiatan pameran maupun lainnya agar pengunjung datang ke museum," katanya.

Dikatakan, beberapa upaya yang dilakukannya di antaranya rutin mengganti koleksi di ruang pamer setiap 3 bulan sekali.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menggandeng akademisi dan komunitas perajin batik untuk menggelar pameran batik dan kegiatan lain yang melibatkan masyarakat.

"Meski museum ini non-profit oriented namun kami harus dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah. Kami berharap ke depan Museum Batik tidak berjalan sendiri sebagai agen pelestarian warisan budaya bangsa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.