Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Tersesat di Bukit Paniisan Bogor

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 17:02 WIB | Oleh:
Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Tersesat di Bukit Paniisan Bogor Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor
Ket. Syahrul Ramadhan (24) berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dari Bukit Paniisan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (26/2).

Kabupaten Bogor -- Tim SAR Gabungan mengevakuasi seorang pendaki bernama Syahrul Ramadhan (24) yang tersesat saat seorang diri mendaki Bukit Paniisan di Desa Karangtengah, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M Adam Hamdani di Cibinong, Bogor, Senin, mengungkapkan Syahrul Ramadhan berhasil dievakuasi pada dini hari tadi.

"Korban sudah diketemukan dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat dan sudah diserahkan kepada keluarganya," ungkap Adam.

Ia menjelaskan bahwa Syahrul awalnya melakukan solo tracking ke Bukit Paniisan melewati Gunung Pancar sejak sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu.

Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB Syahrul berencana turun dari bukit. Namun, saat perjalanan pulang dirinya keluar dari jalur pendakian yang ada hingga tersesat.

Saat itu, Syahrul memberikan informasi kepada temannya melalui pesan singkat WhatsApp bahwa dirinya sedang tersesat di Bukit Paniisan.

"Pada pukul 15.00 WIB korban masih bisa menghubungi temannya via WhatsApp untuk memberikan informasi lokasi terakhir dan keadaannyasaat ini," kata Adam.

Namun, di atas pukul 16.00 WIB Syahrul hilang kontak lantaran baterai ponselnya habis. Syahrul tidak bisa dihubungi hingga malam hari dan Tim SAR Gabungan pun bergerak setelah menerima laporan adanya orang tersesat pada pukul 21.00 WIB.

Syahrul berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan di Bukit Paniisan dalam kondisi selamat sekitar pukul 00.30 WIB, Senin.(KR-MFS)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.