Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan Yordania Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 01:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia dan Yordania Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan Doc: ANTARA/HO-ASFA Foundation
Ket. Ketua ASFA Foundation Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo (kanan) bersama para menteri Yordania membahas penguatan kerja sama pendidikan di Amman, Yordania, Senin (26/2/2024).

Amman - Ketua lembaga filantropi Assalam fil Alamin (ASFA Foundation) Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo bertemu Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Yordania Azmi Mahafidzoh dan Menteri Wakaf Syaikh Muhammad Ahmad Al-Kholaila di Amman, Yordania, untuk memperkuat kerja sama pendidikan dan wakaf.

Dalam pertemuan itu,Syafruddin mengatakan ASFA Foundation saat ini terlibat aktif menyambut Indonesia Emas 2045 melalui penyiapan bonus demografi yang akan dimulai pada 2030, menurut siaran pers ASFA pada Senin.

Menteri Pendidikan Yordania Mahafidzoh menyambut baik program ASFA Foundation dalam rangka mempercepat dan mengembangkan sumber daya manusia yang berbasis pada penguatan lembaga pendidikan dan pesantren di Indonesia.

Menurut Mahafidzoh, Indonesia merupakan negara penting yang mempunyai hubungan dekat dengan Yordania.

Hal senada juga disampaikan Menteri Wakaf Al-Kholaila, yang juga menyambut baik program ASFA Foundation dalam pengembangan wakaf produktif.

Dalam pertemuan itu, Syafruddin didampingi Duta Besar RI untuk Yordania dan Palestina Ade Padmo Sarwono, Wasekjen MUI Pusat Ali Hasan Al-Bahar, Wakil Ketua Wakaf ASFA Anizar Masyhadi, Muhammad Ilham Effendi, Alamsyah dan Pangeran Arsyad.

Sehari sebelumnya, Syafruddin menemui Sekjen Jordan Hashimate Charity Organization (JHCO) Husein Muhammad As-Sibly dalam rangka membahas bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

Yordania adalah satu-satunya negara yang mempunyai akses pendistribusian bantuan ke Gaza melalui udara dan menampung 2,5 juta pengungsi Palestina.

Negara kerajaan itu menjadi penjaga situs suci Jerussalem (Masjidil Aqso) sejak 1924 dan mengelola 120 masjid yang berada di Yerusalem. Raja Yordania Abdullah II bahkan secara resmi mendapat gelarCustodian of Holy Sites in Jerusalem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.