Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Polisi Kediri Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Rumah Kekasih

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Polisi Kediri Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Rumah Kekasih Doc: ANTARA/ HO-polisi
Ket. Polisi memeriksa jenazah korban yang ditemukan meninggal dunia di depan kamar mandi rumah kekasihnya di Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kediri - Aparat Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, menangkap pelaku yang diduga membunuhDeasy Rahmasari (19), warga Kelurahan Pare, yang tubuhnya ditemukan di depan kamar mandi rumah kekasihnya, Kelurahan/Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kediri AKP Dr Fauzy Pratama mengemukakan, polisi telah menangkap NS (29), warga Kelurahan/Kecamatan Pare, yang masih kerabat dengan korban. Ia diduga menjadi pelaku pembunuhan korban. Saat ini, yang bersangkutan masih diperiksa di kepolisian.

"Kami sudah menahannya. Yang bersangkutan masih dimintai keterangan terkait dengan kasus itu," katanya di Kediri, Senin.

Pihaknya juga sudah mengantongi hasil autopsi yang dilakukan tim medis RS Bhayangkara Kediri. Dari hasil autopsi, korban meninggal karena kekurangan oksigen.

"Hasilautopsi menunjukkan indikasi adanya asfiksia, yakni kondisi kekurangan oksigen yang diduga menjadi penyebab kematian korban," kata dia.

Ia menambahkan, di leher korban ada bekas luka. Bekas luka itu dialami korban saat masih hidup. Hal ini yang menjadi dasar polisi bahwa korban diduga meninggal karena mengalami penganiayaan atau pembunuhan.

"Di leher korban ada goresan bekas benda tumpul yang mengakibatkan korban meninggal dunia karena lemas. Kemungkinan karena kekurangan oksigen itu tadi, seperti hasil autopsi," ujar dia.

Informasinya, NS ini adalah saudara. Namun, polisi masih belum memberikan keterangan dengan lebih detail kronologi serta penyebab utama pelaku nekat melakukan aksinya.

Sebelumnya, korban Deasy Rahmasari ditemukan pertama kali oleh paman kekasihnya, Iwan Susanto, yang baru pulang dari berjualan nasi goreng bersama istrinya Wiwik.

Saat sampai di rumah, Iwan ke kamar mandi dan mengetahui korban Deasy Rahmasaritergeletak di depan kamar mandi dengan posisi tengkurap. Ia juga mengecek dan langsung kaget, sebab menemukan korban sudah meninggal dunia.

Iwan memberitahu istrinya dan sejumlah kerabat lainnya. Selain itu, juga memberi tahu Handi Santoso, ayah dari Andi Hermawan yang merupakan kekasih dari korban. Handi dan Iwan tinggal bersebelahan rumah dengan kamar mandi bersama, di Jalan Letjen Sutoyo RT 40 RW 11, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Kemudian, antara korban dan kekasihnya itu juga satu daerah, yakni di Pare. Jarak rumah keduanya sekitar 2 kilometer.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke kepolisian Minggu (25/2). Jenazah korban kemudian dilakukan autopsi guna mengungkap penyebab kematiannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.