Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, PMI Sukabumi Edukasi Ratusan Pelajar PAUD tentang Mitigasi Bencana

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, PMI Sukabumi Edukasi Ratusan Pelajar PAUD tentang Mitigasi Bencana Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Sejumlah pelajar PAUD tengah mendapatkan edukasi dan pelatihan tentang mitigasi serta kesiapsigaan bencana dari para personel PMI Kota Sukabumi di Markas PMI Kota Sukabumi.

Sukabumi - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Jawa Barat memberikan pelatihan dan edukasi tentang mitigasi dan kesiapsiagaan bencana kepada ratusan pelajar setingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) atau raudatul athfal (RA).

"Tercatat sudah ada 45 sekolah setingkat PAUD/RA di Kota Sukabumi, Jabar yang sudah mendapatkan pelatihan dan edukasi tentang mitigasi dan kesiapsiagaan bencana," kata Staf Pelayanan PMI Kota Sukabumi Dinar Muhammad di Sukabumi, Senin.

Dia menjelaskan edukasi dan pelatihan tersebut secara rutin setiap minggu, di Markas PMI Kota Sukabumi dan sekolah masing-masing, seperti di Kecamatan Cikole, Cibereum, Warudoyong,dan Gunungpuyuh.

Pihaknya mengakui, kegiatan ini belum dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Sukabumi, seperti Kecamatan Baros, Lembursitu, dan Citamiang.

Namun, pihaknya menargetkan PAUD dan RA di kecamatan itu bisa melaksanakan kegiatan serupa sebelum Bulan Suci Ramadhan 1445 H.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin dengan penyelenggaraan melalui kerja sama PMI Kota Sukabumi, PD Ikatan Guru Raudlotul Athfal(IGRA) Kota Sukabumi, dan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Pembekalan terkait dengan mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana penting diberikan kepada anak sejak usia dini, karena jika terjadi bencana minimal mereka paham apa yang seharusnya dilakukan.

Ia mengatakan upaya itu dapat meminimalisasi risiko jatuhnya korban luka maupun jiwa.

Selain diajarkan mitigasi bencana, anak-anak diajarkan cara menolong teman dengan diberikan pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan pertama (PP).

Untuk edukasi yang diberikan PMI, katanya, tentunya menyesuaikan dengan usia peserta kegiatan.

"Tidak kalah penting, ratusan pelajar PAUD dan RA yang mengikuti pelatihan diberikan sosialisasi terkait donor darah. Harapannya bisa menumbuhkan jiwa sosial dan kesetiakawanan sejak dini," katanya.

Dalam pelaksanaan, katanya, para pelajar didampingi guru atau orang tua agar menarik perhatian pelajar.

Pihaknya tidak hanya memberikan teori, tetapi melakukan simulasi jika terjadi bencana dengan ragam permainan edukasi dan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) oleh Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Melalui pembelajaran kesiapsiagaan bencana sejak dini, dia mengharapkan, anak-anak mampu membangun aksi pengurangan risiko bencana di lingkungan sekolah maupun rumah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.