Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Produksi, Banjarmasin Kembangkan Padi Unggul Varietas Mekongga

📅 Senin, 26 Feb 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Produksi, Banjarmasin Kembangkan Padi Unggul Varietas Mekongga Doc: ANTARA/HO-Pemkot Banjarmasin
Ket. Dokumentasi - Petani memanen padi varietas Mekongga di Sungai Lulut, Banjarmasin Timur pada beberapa waktu lalu.

Banjarmasin - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan mengembangkan padi unggul varietas Mekongga sehingga diharapkan dapat panen baik pada 2024.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah Effendi di Banjarmasin, Minggu, mengatakan padi unggul jenis ini dapat panen jangka waktu empat bulan masa tanam.

Disampaikan dia, penanaman jenis padi ini telah dikembangkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Bersama di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.

"Diperkirakan hasilnya 4,48 ton per hektare produksinya," ujarnya.

Yuliansyah menuturkan pengembangan varietas padi tersebut merupakan keberhasilan dari demplot padi percontohan percepatan tanam yang telah dimulai sejak menanam pada 23 November 2023 seluas dua hektare.

"Paling satu atau dua hari ini sudah siap di panen. Hasil ini sebagai usaha intensifikasi tanam yang diterapkan oleh Gapoktan Karya Bersama dan patut diapresiasi karena di luar kebiasaan tanam padi masyarakat setempat," tutur Yuliansyah.

Keberhasilan panen ini juga, kata dia menjadi ajang edukasi bagi petani lain di Banjarmasin Timur dan kecamatan lainnya di Banjarmasin, untuk menerapkan teknik tanam varietas unggul dan pola tanam pada usaha petani.

"Sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan di wilayah ini atau IP 2," tuturnya.

Kemudian atas keberhasilan ini, lanjutnya lagi, diimbau para petani untuk melakukan penanaman padi varietas unggul ini sebanyak dua kali selama setahun.

"Apalagi sudah dicobakan di Kota Banjarmasin bisa menanam dua kali," ungkap Yuliansyah.

Dari hasil panen dua hektare padi Mekongga ini, setidaknya dapat menghasilkan padi sebanyak 8,96 ton.

"Ke Depan kita juga berencana menanam dua kali dalam setahun, dengan varietas unggul lain yakni Siam Madu, yang tekstur hampir sama dengan beras unus atau siam lainnya. Karena agak pera bukan pulen," ujarnya.

"Kita coba Insya Allah tahun ini dengan bantuan Provinsi Kalsel dengan Dana Alokasi Khusus (DAK), yakni menanam sebanyak 20 hektare," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.