Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danau Limboto Kritis Kondisinya

📅 Senin, 26 Feb 2024, 01:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danau Limboto Kritis Kondisinya Doc: ANTARA/Debby Mano
Ket. Sejumlah anggota organisasi berdiskusi membahas masa depan Danau Limboto yang termasuk dalam 15 danau kritis di Indonesia di Kota Gorontalo, Gorontalo.

Kabupaten Gorontalo - Sejumlah organisasi di Gorontalo menggelar diskusi membahas masa depan Danau Limboto, di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo yang termasuk dalam 15 danau kritis di Indonesia.

Kegiatan itu merupakan kolaborasi Society Indonesian Enviroment Journalist (SIEJ) Simpul Gorontalo, Biodiversitas Gorontalo (BIOTA), Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI) Kota Gorontalo, Forum pecinta alam Gorontalo (FPAG) dan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Benua Fakultas Ekonomi.

Sekretaris BIOTA Rosyid Azhar di Gorontalo, Minggu mengatakan keberadaan Danau Limboto semakin hari kian terancam, karena pendangkalan dan penyempitan luas.

"Akibat pendangkalan yang terus terjadi, Danau Limboto dikategorikan dalam 15 danau yang kritis di Indonesia," kata Rosyid.

Pada tahun 1932, Danau Limboto memiliki luas 8.000 hektar dengan tingkat kedalaman 30 meter. Kini, luas danau terus berkurang dan kedalamannya hanya tersisa 2,5 meter saja.

Ia menegaskan kondisi tersebut menjadi ancaman bagi kelangsungan ekosistem dan penghidupan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Salah satu yang dapat menjadi solusi untuk menjawab tantangan perekonomian warga pesisir danau adalah menerapkan wisata berbasis lingkungan dan berkelanjutan yang mengandalkan potensi sumber daya hayati Danau Limboto.

"BIOTA sudah mendata ratusan jenis burung di danau ini, ada yang bermigrasi dan ada yang menetap. Ini bisa jadi jualan bagi warga setempat yang bisa ditawarkan ke wisatawan asing. Belum lagi potensi lain seperti nilai historis danau dan kearifan lokal," ucap dia.

Ketua Divisi Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Mapala Benua, Munawir Rizaldi mengatakan, diskusi tersebut untuk mendorong adanya kepedulian dari berbagai pihak dalam melestarikan Danau Limboto.

Menurut dia, persoalan Danau Limboto sudah lama terjadi dan masyarakat sudah terdampak, namun belum sepenuhnya teratasi dengan baik.

Ia berharap dengan adanya diskusi itu, akan ada kesadaran dan pengawalan dari seluruh elemen seperti organisasi, masyarakat, maupun pemerintah untuk merevitalisasi dengan tepat sasaran, karena Danau Limboto adalah salah satu ikon provinsi Gorontalo yang harus dijaga dan dilestarikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.