Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJS Ketenagakerjaan Kelola Aset Rp710 Triliun, Alokasi Paling Banyak ke Surat Utang

📅 Senin, 26 Feb 2024, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPJS Ketenagakerjaan Kelola Aset Rp710 Triliun, Alokasi Paling Banyak ke Surat Utang Doc: ANTARA/BPJAMSOSTEK
Ket. Kantor BPJS Ketenagakerjaan.

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengelola aset sebanyak Rp710,86 triliun per Desember 2023.

Dari total aset tersebut, BPJS Ketenagakerjaan mengalokasikan paling banyak ke surat utang. Bahkan mencapai 72,22 persen dari total aset yang dicatat per Desember 2023.

"Instrumen Surat Utang sebesar Rp513,37 triliun atau 72,22 persen [94 persennya dalam bentuk SUN/Surat Utang Negara]," kata Deputi Komunikasi BPJS KetenagakerjaanOni Marbun.

BPJS Ketenagakerjaan membagi dana ke beberapa instrumen investasi lainnya. Beberapa di antaranya deposito sebanyak Rp92,40 triliun atau 13 persen, saham sebanyak Rp65,10 triliun atau 9,16 persen, reksadana sebanya Rp37,31 atau 5,25 persen, serta properti dan investasi langsung Rp2,61 triliun atau 0,37 persen.

Pada 2023, BPJS Ketenagakerjaan membukukan hasil investasi sebanyak Rp47,07 triliun. Angka tersebut naik apabila dibandingkan dengan hasil investasi pada 2022 yakni sebanyak Rp40,23 triliun.

Pada tahun ini, hasil investasi BPJS Ketenagakerjaan diharapkan naik Rp8,21 triliun menjadi Rp55,28 triliun. Kenaikan tersebut lebih banyak apabila dibandingkan dengan kenaikan hasil investasi pada 2023 yang mencapai Rp 6,83 triliun.

Pencapaian tersebut merupakan kenaikan hasil investasi tertinggi sejak tahun 2014. Rata-rata kenaikan realisasi hasil investasi sebesar 2,64 triliun sejak berdiri. BPJS Ketenagakerjaan juga telah menargetkan realisasi dana investasi sebanyak Rp812,66 triliun pada 2024.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulo Gebang Dewi Mulya Sari mengatakan, pihaknya turut berbahagia terhadap pertumbuhan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan ke depan pihak-nya akan terus memaksimalkan pertumbuhan iuran yang diterima untuk mensukseskan peningkatan investasi Badan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.