Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di NTT

📅 Senin, 26 Feb 2024, 16:54 WIB | Oleh:
BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di NTT Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Ket. Arsip foto - Kapal-kapal kayu di Lembata, NTT yang digunakan sebagai alat transportasi laut ke Flores Timur.

KUPANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pelaku pelayaran untuk mewaspadai ancaman gelombang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 28 Februari 2024.

"Kami imbau agar memperhatikan risiko gelombang tinggi terhadap keselamatan pelayaran," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Yandri Tungga di Kupang, Senin.

Berdasarkan peringatan dini dari BMKG, tinggi gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, dan Samudera Hindia Selatan Sumba-Sabu.

Peluang yang sama juga terjadi di Perairan Selatan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia Selatan Kupang-Rote.

Yandri mengingatkan pemilik jasa pelayaran selalu memperhatikan risiko keselamatan pelayaran saat ini.

Bagi perahu nelayan, Yandri berpesan agar memperhatikan kondisi pelayaran jika kecepatan angin sudah lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Selanjutnya bagi kapal tongkang agar memerhatikan kecepatan angin jika lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Untuk pelayaran menggunakan kapal ferry, Yandri mengatakan pentingnya memperhatikan risiko keselamatan apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Sedangkan bagi kapal kargo atau kapal pesiar, dia berpesan agar memperhatikan juga kondisi cuaca apabila kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

"Mohon waspada khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi," kata dia berpesan.

Ia mengatakan informasi peringatan dini akan terus diperbaharui oleh BMKG.

Yandri mengimbau para pelaku pelayaran untuk terus memantau informasi cuaca maritim dari BMKG terkait rute pelayaran yang akan dilalui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.