Tingkatkan Produktivitas Petani dengan Tambah Prasarana Pertanian
Sabtu, 24 Feb 2024, 00:04 WIBJAKARTA - Ketersediaan sarana dan prasarana sangat penting dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian. Kementerian Pertanian (Kementan) ingin mendorong petani sebagai pelaku utama dapat lebih produktif.
"Ketersediaan sarana dan prasarana sangat penting dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian," kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (23/2).
Seperti dikutip dari Antara, hal itu disampaikan Ali saat meninjau dua lokasi yakni Desa Kepringan, Kecamatan Kerangkeng Indramayu dan Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Cirebon. Kedua daerah tersebut ditinjau karena menjadi lokasi penerima manfaat sarana dan prasarana dari Direktorat Jenderal PSP Kementan.
Sarana dan prasarana yang ditinjau berupa irigasi dan pompa untuk memastikan ketersediaan air di lahan sawah.
Di Desa Gegesik Wetan Ali meninjau 330 hektare lahan pertanian yang mengalami permasalahan ketersediaan air dengan memanfaatkan lima pompa dan rehabilitasi jaringan tersier dari Kementan.
Penggunaan pompa dan tersier sebagai prasarana dan sarana diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam para petani.
Sementara di Desa Kepringan, Ali Jamil meninjau sebanyak 700 hektare lahan potensi. Saat ini sebanyak 190 hektare lahan, tengah dalam proses olah dengan menggunakan pompa air.
Selain meninjau prasarana dan sarana, Ali Jamil menegaskan pemberian pompa dan perbaikan tersier oleh Kementerian Pertanian harus dapat secara langsung dirasakan oleh masyarakat petani, untuk memastikan seluruh lahan pertanian mendapat air yang baik.
Para petani memanfaatkan pompa air untuk tambahan irigasi di lahan sawah desa. Dengan menggunakan prasarana tersebut, masyarakat didorong dapat melakukan tanam dan panen padi sebanyak tiga kali dalam setahun.
"Jadi dalam setahun petani dapat lebih banyak penghasilannya," ujarnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
-
Jakarta Investment Award 2026 Masuk Tahap Akhir, 5 Aspek Jadi Tolok Ukur Penilaian
-
Bantu Korban Bencana NTT, Kemenimipas Galang Donasi Rp1,8 Miliar
-
Petani MAJU Summit 2026 Digelar, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Pertanian Tumbuh
-
Setelah 1.120 Hektare Terdampak Karhutla Bromo Akhirnya Terkendali
-
Tak Sekadar Jadi Bandara, Husein Sastranegara sebagai Etalase Baru Branding Pariwisata Kota Bandung
-
Dukung Petani Lokal, Sri Lanka Kembangkan 'Drone' Pertanian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.