Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Basarnas Banjarmasin Selamatkan Sembilan ABK Kecelakaan di Laut Kalsel

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 00:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Basarnas Banjarmasin Selamatkan Sembilan ABK Kecelakaan di Laut Kalsel Doc: ANTARA/HO-Basarnas Banjarmasin
Ket. Tim SAR usai melaksanakan operasi penyelamatan anak buah kapal (ABK) korban kecelakaan kapal di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Jumat (23/2/2024) malam.

Banjarmasin - Basarnas Banjarmasin menyelamatkan sembilan anak buah kapal (ABK) korban Kapal Motor (KM) Duta Persada yang mengalami kecelakaan di laut perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad di Banjarmasin, Jumat tengah malam, mengatakan awalnya KM Duta Persada berangkat dari Dermaga Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Banjarmasin dengan kecepatan 4-5 knot pada Senin (19/2) sekitar pukul 07.00 Wita.

Kapal yang bermuatan garam tersebut membawa sembilan ABK, yakni Hefrin (Nahkoda/48), Faisal (Mualim I/38), Suhaeb (KKM/56), Nasaruddin (Masinis/43), Masrin (Juru Mudi/24), Johansyah (Juru Mudi/33), Aldin (Juru Mudi/21), serta dua orang belum diketahui identitasnya.

Usai berlabuh, kata dia, Kapten Kapal Hefrin mengirim pesan singkat KM Duta Persada terlibat kecelakaan kepada Agen Kapal Suriyansyah di sekitar Perairan Tanjung Selatan dengan titik duga LKP pada koordinat 04° 21' 37.80" S - 115° 10' 3.23" E pada Jumat sekitar pukul 10.00 Wita.

Al Amrad menuturkan informasi terakhir dari Kapten KM Duta Persada menyampaikan sembilan ABK korban kapal tenggelam itu naik rakit buatan sendiri.

Selanjutnya, agen kapal meneruskan informasi itu kepada Basarnas Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Al Amrad menjelaskan Basarnas Banjarmasin menindaklanjuti informasi tersebut dengan memberangkatkan KN SAR Laksamana menuju Dermaga SAR Basirih dan ke lokasi yang diduga korban ABK berada, serta berkoordinasi dengan Agen KM Duta Persada.

Tim gabungan sebanyak 25 personel berangkat menggunakan KN SAR Laksamana terdiri dari lima penyelamat, 14 kru KN SAR Laksmana, empat petugas KSOP Banjarmasin, dan dua orang Ditpolair Polda Kalsel.

Petugas gabungan juga membawa sarana jaket pelampung, telepon satelit, rugear, alat komunikasi, APD COVID-19, dan peralatan pendukung lain.

"Korban ditemukan pertama kali oleh nelayan yang melintas menggunakan kapal, selanjutnya kami berkoordinasi lebih lanjut dengan nelayan untuk memastikan keselamatan para korban sebelum kembali ke daerah tujuan di Jawa Tengah," tutur Al Amrad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.