Warga Diimbau untuk Pantau Lingkungan dan Kenali Tanda Potensi Bencana

Jumat, 23 Feb 2024, 00:23 WIB

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengimbau kepada seluruh warga Kota Sukabumi, Jawa Barat untuk selalu memantau kondisi lingkungan dan mengenali tanda-tanda alam yang berpotensi terjadinya bencana.

"Potensi bencana hidrometeorologi kemungkinan bisa terjadi kapan saja apalagi saat ini cuaca ekstrem kerap melanda wilayah Kota Sukabumi seperti ditandai dengan turun hujan disertai angin kencang dan petir," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat di Sukabumi, Kamis.

Menurut Novian, dengan melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan dan mengenali tanda alam yang berpotensi datangnya bencana merupakan salah satu mitigasi bencana yang bertujuan untuk meminimalkan dampak atau kerugian.

Seperti selalu waspada jika turun hujan deras disertai angin kencang dan segera menjauh serta mencari tempat yang aman. "Bencana angin tornado yang melanda wilayah Bandung dan Sumedang harus dijadikan pelajaran, karena bencana bisa datang kapan saja dan tidak bisa diprediksi," katanya.

Namun demikian, sebelum terjadinya bencana biasanya ada tanda-tanda dan di saat itulah warga harus mengambil keputusan untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman. Tanda alam tidak hanya bisa dilihat atau dirasakan saat terjadi bencana angin puting beliung saja, tetapi potensi terjadinya bencana tanah longsor dan banjir pun bisa dikenali tanda-tandanya.

"Jika merasakan atau melihat adanya potensi bencana segera menyelamatkan diri dan jangan lengah. Selamatkan diri terlebih dahulu karena harta masih bisa dicari," tambahnya.

Selain itu, Novian mengatakan warga yang rumahnya berada di dekat bantaran atau aliran sungai, irigasi maupun drainase harus secara rutin memantau kondisinya, seperti secara rutin bergotong royong membersihkan sampah yang menyumbat aliran sungai, drainase maupun irigasi.

Jangan menunggu bencana terjadi baru sadar untuk membersihkan saluran air tersebut. Kemudian mitigasi bencana lainnya, warga yang rumahnya memiliki pohon berukuran besar agar secara rutin menata dan memeliharanya baik dari tinggi dan kerimbunannya.

Sama halnya warga yang tinggal di daerah bertebing atau rawan longsor untuk selalu waspada dan jika melihat sudah ada retakan tanah alangkah baiknya untuk pindah atau mengungsi sementara apalagi saat turun hujan deras serta berkoordinasi dengan pengurus RT/RW maupun pemerintah tingkat kelurahan dan kecamatan atau bisa langsung ke BPBD Kota Sukabumi agar bisa dengan cepat ditanggulangi.

Bencana bisa terjadi kapan dan di mana saja serta tidak bisa diprediksi, tetapi masyarakat harus berupaya agar saat bencana terjadi, dampak dan kerugian bisa ditekan sekecil mungkin khususnya mengantisipasi jatuhnya korban jiwa atau meninggal dunia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.