Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wushu Indonesia Siapkan Atlet untuk Sejumlah Kejuaraan Internasional

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 17:56 WIB | Oleh:
Wushu Indonesia Siapkan Atlet untuk Sejumlah Kejuaraan Internasional Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Pewushu Indonesia Harris Horatius tampil pada final nomor nangun putra Asian Games 2022 di Xiaoshan Guali Sports Centre, Hangzhou, China, Selasa (26/9).

JAKARTA - Pengurus Besar Wushu Indonesia memastikan tetap akan mengirim para atlet wushu untuk berkompetisi di sejumlah kejuaraan internasional yang akan berlangsung sepanjang 2024.

"Kami tetap harus mengirim atlet ke sejumlah kejuaraan internasional, lebih banyak padasingle eventtahun ini," kata Wakil Ketua Umum I PB Wushu Indonesia Iwan Kwok ketika dihubungi melalui saluran telepon di Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan, sejumlah kejuaraan internasional yang akan diikuti, di antaranya Kejuaraan Dunia Junior Wushu di Brunei Darussalam, Asia Junior Wushu Championship di China serta kejuaraan dunia lainnya di Australia dan Jepang.

"Ada juga University Combat Games, itu tingkat mahasiswa dunia yang akan kita ikuti tahun ini," katanya.

Iwan mengatakan, meskipun Wushu Indonesia siap berkompetisi di sejumlah kejuaraan tersebut, namun saat ini mengalami kendala berupa belum terbentuknya tim atlet melalui pemusatan latihan nasional.

PB Wushu Indonesia, kata dia, hingga saat ini belum mendapatkan dana pembinaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), sementara untuk melaksanakan pelatnas dibutuhkan dana yang cukup besar sehingga tidak bisa mengandalkan cabang olahraga.

"Kami berharap dana pembinaan bisa secepatnya turun sehingga pelatnas bisa segera dilakukan karena ini kan demi Indonesia juga," ujarnya.

Iwan mengatakan, meskipun belum ada pelatnas, para atlet tetap berlatih secara mandiri di daerah masing-masing sambil berlatih untuk persiapan mengikuti PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Latihan mandiri para atlet, kata dia, tetap diawasi oleh pelatih sehingga mereka tetap menyiapkan diri secara optimal untuk mengikuti kejuaraan internasional.

"Atlet tetap harus ikut kejuaraan internasional karena salah satu bahan evaluasi di Kemenpora nantinya adalah prestasi," pungkas Iwan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.