Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Yogyakarta Pastikan Tidak Lagi Temukan Peredaran Daging Sapi Glonggongan

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 23:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Yogyakarta Pastikan Tidak Lagi Temukan Peredaran Daging Sapi Glonggongan Doc: ANTARA/Novrian Arbi
Ket. Pedagang berjualan daging sapi di Los Daging Pasar Ciroyom, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/1/2021).

Yogyakarta - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta memastikan sudah tidak lagi menemukan peredaran daging sapi glonggongan di wilayah setempat.

"Glonggongan sudah tidak lagi kita temukan dan sudah lama tidak ada. Kini pedagang sudah memikirkan dampak dan konsekuensi memasukkan daging ke Yogyakarta," kata Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Muhammad Imam Nur Wahid di Yogyakarta, Rabu.

Meski demikian, ia menuturkan pengawasan peredaran daging sapi gelonggongan tetap digencarkan untuk mengantisipasi masuknya daging sapi glonggongan ke wilayah itu.

Menurut dia, pengawasan dilakukan sebagai bentuk optimalisasi agar pedagang pasar di Kota Yogyakarta mematuhi aturan serta untuk mengidentifikasi pedagang yang tertib dan yang tidak tertib.

Dalam melakukan pengawasan terhadap bahan pangan asal hewan (BPAH), Dinas Pangan dan Pertanian Kota Yogyakarta juga menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengoptimalkan pengawasan baik di rumah pemotongan hewan (RPH) maupun di pasar tradisional di Kota Yogyakarta.

Dia mengatakan pos herkeuring atau pengawasan setiap hari dibuka mulai pukul 00.00-09.00 WIB di RPH.

"Pedagang sudah tahu semua. Untuk pantauan pasar kami juga lakukan rutin, baik Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta maupun kolaborasi dengan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta dan Satpol PP Kota Yogyakarta secara periodik," kata dia.

Dia berharap, lurah pasar ikut serta menertibkan pasar, sedangkan pihak pembeli agar menjadi konsumen yang cerdas dengan tidak hanya mempertimbangkan harga yang murah, tetapi sumber pangan juga dipastikan sehat dan aman.

"Semoga pengawasan ini juga dilakukan bagi lurah pasar sehingga pedagang di pasar menaati dan patuh atas semua kebijakan dan aturan dari pemerintah untuk keamanan dan menjaga mutu pangan," kataImam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.