Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Pemkab OKI untuk Atasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemkab OKI untuk Atasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Doc: ANTARA/HO- Diskominfo OKI
Ket. Pj Bupati OKI Asmar Wijaya dalam kegiatan pasar murah Pemkab Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Palembang - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan mengatasi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat melalui pengoptimalan gerakan pasar murah.

"Pemerintah Kabupaten OKI kendalikan inflasi melalui program Perjaka (Perusahaan Jaga Keterjangkauan Harga). Dengan menggelar pasar murah dan ini minggu keenam telah kami gelar untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok," kata Penjabat Bupati OKI Asmar Wijaya di Kabupaten OKI, Rabu.

Ia menambahkan pemerintahan menyediakan seribu paket sembako murah, seperti gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, dan cabai rawit merah, dengan harga beli yang terjangkau warga setiap kali menggelar pasar murah.

Karena antusiasme masyarakat tinggi, katanya, operasi pasar pangan murah ini akan dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, yaitu Senin, Selasa, dan Kamis.

"Kegiatan ini kami laksanakan tiga kali dalam seminggu dengan tawaran paket pangan murah yang berbeda-beda. Untuk minggu keenam ini ada 1.000 paket yang berisi 1/4 kg cabai merah, 1/4 kg cabai rawit merah, 1 kg telur, 1 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir bisa dibeli dengan harga Rp70.000," katanya.

Ia berharap, melalui program pasar murah inflasi dan harga bahan pokok di Kabupaten OKI bisa terkendali.

"Operasi pasar pangan murah ini sebagai upaya untuk membantu masyarakat agar dapat membeli bahan pokok dengan harga terjangkau," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.