Bulog Intervensi Harga Pangan
Rabu, 21 Feb 2024, 08:31 WIBJAKARTA - Perum Bulog kembali mengintervensi pasar guna menyikapi lonjakan harga beras saat ini. Bulog menggelontorkan komoditi pangan murah melalui Program Bulog Siaga (akSI Amankan harGA) yang dilaksanakan di Wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat mulai, Selasa (20/2).
"Kegiatan ini merupakan respons konkret Bulog terhadap keresahan masyarakat yang secara umum terdampak dengan adanya fenomena kenaikan harga beras yang terjadi beberapa waktu belakangan ini sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan untuk memperoleh komoditi pangan murah," jelas Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.
Bulog Siaga ini akan menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium dan komoditas pangan lainnya secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk intervensi langsung penyediaan komoditi kepada konsumen langsung. "Program ini dilaksanakan guna mendekatkan pasokan beras dan pangan lainnya kepada masyarakat. Adapun lokasi pelaksanaan program ini diutamakan di pemukiman padat penduduk yang langsung menyasar konsumen akhir seperti rumah susun (rusun), kantor kelurahan, kantor kecamatan, kawasan industri dan lainnya" jelas Bayu.
Lebih lanjut, dirinya menekankan disamping melaksanakan penugasan pemerintah seperti penyaluran Bantuan Pangan serta melaksanakan program SPHP yang tengah gencar digelontorkan ke masyarakat melalui berbagai macam saluran distribusi, Bulog juga merasa perlu melakukan intervensi langsung untuk penyediaan beras ke masyarakat melalui kegiatan Bulog Siaga ini.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Pemanfaatan tepian waduk untuk pertanian
-
Dugaan Curang Beras Fortifikasi Bikin Konsumen Rugi Rp89 Triliun, Ini Kata Kepala Bapanas
-
Darurat di Laut Banggai! Kapal Motor Mati Mesin, KN SAR Dikerahkan Basarnas
-
CapCut Gelar AI Content Fest 2026, 10 Karya Kreator Indonesia Tayang di Layar Lebar
-
RI Diminta Setop Jual Bahan Mentah, Kekayaan Tropis Harus Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Dukung Petani Lokal, Sri Lanka Kembangkan 'Drone' Pertanian
-
Somalia Makin Lapar, Krisis Pangan Diprediksi Makin Parah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.