Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kota Tangerang: Titik Rawan Banjir Berkurang

📅 Selasa, 20 Feb 2024, 17:02 WIB | Oleh:
BPBD Kota Tangerang: Titik Rawan Banjir Berkurang Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Tangerang
Ket. Petugas BPBD Kota Tangerang sedang mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

TANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, menyebutkan titik rawan banjir di wilayah tersebut berkurang dari 39 titik menjadi 26 titik.

Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan di Tangerang, Selasa, mengatakan saat ini titik-titik rawan banjir ada di Kampung Candulan Kecamatan Cipondoh, Kampung Gempol Kecamatan Pinang, dan Perumahan Taman Asri di Kecamatan Larangan.

Kemudian di Jalan Inpres Kecamatan Larangan, Perumahan Puri Kartika di Kecamatan Ciledug, Komplek DDNdi Kecamatan Karang Tengah, Duren Villadi Kecamatan Ciledug, danflyoveratau jalan layangTaman Cibodas di JalanGatot Subroto.

Ia melanjutkan BPBD Kota Tangerang juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Tak hanya itu, para petugas BPBD juga siaga 24 jam apabila terjadi bencana dan kegawatdaruratan.

"Kami memiliki 287 petugas dan perwira. Selain itu juga kami memiliki empat UPT(Unit Pelayanan Teknis) dan juga tiga pos, sehingga para petugas juga dapat segera merespons kejadian-kejadian kegawatdaruratan maupun bencana di Kota Tangerang," kata Maryono Hasan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan sebagai salah satu upaya pencegahan banjir, antara lain dengan rutin melakukan kerja bakti dan tidak membuang sampah sembarangan.

"Jangan lupa untuk menyimpan dokumen-dokumen penting di tempat yang aman, sehingga tidak rusak apabila terjadi bencana seperti banjir dan lainnya. Jangan lupa untuk menghubungi call center 112 apabila terjadi kegawatdaruratan," ujar MaryonoHasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.