Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Tangsel: Bantuan pangan beras diberikan selama enam bulan

📅 Senin, 19 Feb 2024, 17:57 WIB | Oleh:
Wali Kota Tangsel: Bantuan pangan beras diberikan selama enam bulan Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Presiden Joko Widodo berbincang dengan warga pada kegiatan penyerahan bantuan pangan berupa Cadangan Beras Pemerintah (CBP), bertempat di Tandon Ciater, Serpong Senin.

Tangerang -- Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengungkapkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram kepada 22.000 masyarakat akan diberikan selama enam bulan.

"Hari ini kurang lebih seribu orang yang akan menerima bantuan beras 10 kilogram. Tapi seluruh penerima bantuan ini nanti kurang lebih 22 ribu dan akan diberikan selama enam bulan berturut-turut," kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam kegiatan penyerahan bantuan pangan berupa Cadangan Beras Pemerintah (CBP), bertempat di Tandon Ciater, Serpong Senin.

Ia menambahkan bantuan ini juga bisa jadi pendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat pasca pandemi karena salah satu langkah menjaga konsumsi masyarakat.

Apalagi harga beras di pasaran saat ini tengah menguat. Sehingga langkah-langkah cepat harus dilakukan untuk menekan itu semua.

"Saat ini di pasaran harga beras kurang lebih Rp11 - Rp15 ribu. Saya sudah bekerja sama dengan daerah penghasil beras karena Tangsel bukan penghasil beras," kata dia.

Wali Kota juga mengatakan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat di Tangerang Selatan diharapkan semakin naik dari sebelum COVID-19 diangka 7,2 persen dan sekarang sudah di angka lima persen.

"Caranya, salah satunya menjaga konsumsi, supaya menekan inflasi, menjaga stabilitas harga pangan. Oleh karena itu kegiatan ini sangat membantu dalam kaitan pertumbuhan ekonomi dan daya beli," katanya.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengatakan tujuan pemerintah memberikan bantuan beras karena saat ini harga beras mengalami kenaikan.

"Karena kita tahu harga beras di seluruh negara di dunia ini sekarang sedang naik, tidak hanya di Indonesia saja. Kenapa naik, karena ada perubahan iklim, perubahan cuaca, sehingga banyak yang gagal panen," kata Presiden.

Oleh karena itu bantuan beras ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat, dan akan diberikan secara bertahap selama enam bulan.

"Januari, Februari dapat lagi, Maret dapat lagi, siapa yang gak setuju, April dapat lagi, Mei dapat lagi, Juni dapat lagi, yang tidak setuju angkat tangan?," tanya Jokowi.

"Nanti setelah Juni kita lihat lagi APBN-nya, kalau mencukupi kita lanjutkan lagi," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.