Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Lakukan Fogging untuk Minimalisasi Kasus DBD

📅 Minggu, 18 Feb 2024, 19:58 WIB | Oleh:
Pemkab Natuna Lakukan Fogging untuk Minimalisasi Kasus DBD Doc: ANTARA/HO-Puskesmas Ranai
Ket. Petugas Puskesmas Ranai saat melakukan fogging.

NATUNA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau melakukan pengasapan (fogging) di wilayah Kecamatan Bunguran Timur sebagai upaya meminimalisasi kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah itu.Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Natuna, Minggu mengatakan total warga yang mengalami DBD di Natuna sebanyak 22 orang."Kasusnya sudah terdeteksi sejak awal Januari," ucap dia.Dia mengatakan, proses fogging melibatkan pihak pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di kecamatan.Fogging, sambung dia, dikhususkan untuk membunuh nyamuk Aedes aegypti dewasa.Sedangkan untuk pemberantasan jentik harus dilakukan pada sarangnya.Ia menambahkan pemberantasan nyamuk vektor DBD menjadi tanggung jawab seluruh pihak, sehingga diharapkan masyarakat ikut terlibat menjaga lingkungan rumah agar senantiasa bersih sehingga tidak ada tempat untuk berkembangbiak nyamuk."Dari 22 orang itu, 18 orang dinyatakan sembuh," ujar dia.Kepala Puskesmas Ranai Nazri mengatakan, pihaknya telah melakukan fogging ke sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Bunguran Timur."Kita sudah lakukan di Jalan Dato Kaya Wan Moh Benteng, tiga kali di sekitar Jalan Pramuka dan besok akan kita lanjutkan ke Komposit (Desa Sepempang)," ucap dia.Ia menyebut hari ini ada satu pasien lagi yang masuk dikarenakan DBD dan dalam tahap perawatan.

Ia berharap kedepannya tidak ada masyarakat yang terserang DBD."Saat ini total yang dirawat empat orang," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.