Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meningkatnya Volume Air dan Populasi Ikan

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Meningkatnya Volume Air dan Populasi Ikan Doc: Patrick T. Fallon/AFP

Masyarakat pendatang dari Eropa paling bertanggung jawab atas hilangnya perairan danau Tulare selama beberapa puluh dekade. Mereka melakukan segala cara seperti membangun bendungan untuk menciptakan lahan pertanian.

Banyak cara untuk menjaga dasar Danau Tulare tetap kering, untuk melawan pencairan salju dari pegunungan yang pernah membanjiri sistem drainase pada 1969, 1983, dan 1997. Bersama dengan air yang turun danau itu, ikan-ikan dari waduk dan parit pun kembali muncul.

Peristiwa 1983 sangat berkesan bukan hanya karena ukurannya namun juga karena masalah baru, masuknya ikan bass putih secara ilegal ke Waduk Kaweah (Danau) menurut P B Moyle dalam buku Occurrence of King (Chinook) Salmon in the Kings River, Fresno County. California Fish and Game (1970).

Spesies ikan ini tumbuh subur di rumah barunya sebagai predator rakus yang memangsa ikan-ikan kecil dan sangat dihargai oleh para pemancing. The California Department of Fish and Game (CDFG) awalnya bertanggung jawab membawa ikan bass ke negara bagian tersebut, memasukkannya ke Waduk Nacimiento di Sungai Salinas, pada 1965. Hal ini dinilai dan sangat merugikan spesies ikan lainnya seperti salmon, sturgeon, dan ikan asli lainnya.

Pada 1987, CDFG kemudian memulai kampanye menggunakan racun ikan untuk memberantas ikan bass putih dari cekungan Tulare dan San Joaquin dan yang mengejutkan operasi ini berhasil sehingga ikan bass putih tidak ada lagi.

Danau Tulare terakhir kali muncul kembali pada 1997 tetapi segera dikeringkan. Pada April 2023, danau tersebut sudah mulai muncul kembali berkat rekor tumpukan salju di bagian selatan Sierra Nevada.

Prediksi perubahan iklim menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa seperti ini kemungkinan akan menjadi lebih sering terjadi, diikuti dengan rekor kekeringan. Oleh karenanya mungkin sudah tiba waktunya untuk membiarkan Danau Tulare dan lahan rawa di sekitarnya kembali ke kondisi alaminya.

Peristiwa ini telah menciptakan kembali habitat bagi bebek dan angsa yang bermigrasi serta satwa liar lainnya. Pemompaan air tanah secara berlebihan dari Cekungan Tulare selama bertahun-tahun mengalami kekeringan telah mengakibatkan penurunan permukaan cekungan danau, sehingga kapasitasnya menampung airnya bertambah.

Ketika tidak ada bendungan pelepasan air yang tersedia dari sungai-sungai yang biasanya mengalir, hal ini turut memulihkan sebagian dari danau yang dulunya merupakan danau terbesar di sebelah barat Sungai Mississippi.

Perikanannya, akan menjadi pencapaian yang menakjubkan pada musim semi di masa depan ketika pemandangan luas danau kembali muncul. Panorama ini diikuti kehidupan asli seperti burung, mamalia, penyu, dan ikan, tapi tidak termasuk hadirnya kehidupan suku Indian Yokut yang telah punah. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...
Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Luar Negeri
Trump dan Zelensky Saling S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.