Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Aktivitas Warga untuk Mencoblos ke TPS

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Aktivitas Warga untuk Mencoblos ke TPS Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Erupsi Gunung Semeru yang terpantau dari CCTV pada Selasa (13/2/2024) pukul 23:33 WIB.

Lumajang - Erupsi Gunung Semeru tidak mempengaruhi aktivitas warga untuk menyalurkan hak pilihnya atau mencoblos di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di daerah lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut pada Rabu.

"Tidak ada dampak signifikan akibat erupsi Gunung Semeru dan aktivitas warga berjalan normal," kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi S. saat dikonfirmasi di kabupaten setempat.

Gunung Semeru mengalami erupsi pada 14 Februari 2024 sebanyak tiga kali yakni pukul 07.00 WIB, pukul 14.56 WIB, dan pukul 15.40 WIB.

Pengamatan dari Pos Pemantauan Gunung Semeru pada pukul 07.00 WIB dilaporkan terjadi erupsi dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 13.363feet(4.176 meter) dan kode warna penerbangan oranye.

Abu vulkanik mengarah ke utara berwarna putih hingga kelabu. Intensitas abu vulkanik teramati tebal dengan amplitudo maksimal 22 mm dan durasi 105 detik.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya menyebutkan bahwa erupsi kedua terjadi pada pukul 14:56 WIB dengan tinggi letusan tidak teramati karena tertutup kabur.

Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 130 detik.

"Erupsi ketiga terjadi pada pukul 15:40 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 127 detik," katanya.

Sebelumnya Ketua KPU Lumajang Yuyun Baharita mengatakan bahwa pihaknya meminta bantuan BPBD Lumajang untuk sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di daerah rawan bencana erupsi Gunung Semeru.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Lumajang untuk meminta bantuan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana erupsi Semeru saat pemungutan suara pada 14 Februari 2024," tuturnya.

Daerah yang masuk dalam zona merah erupsi Gunung Semeru adalah Desa Supiturang di Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.