Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Utara Kembali Tembakkan Rudal Jelajah

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 14:09 WIB | Oleh:
Korea Utara Kembali Tembakkan Rudal Jelajah Doc: ANTARA/Korean Central News Agency
Ket. Arsip - Foto yang disiarkan kantor berita Korea Utara KNA pada 25 Maret, 2022, ini memperlihatkan uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasongpho-17 milik Korut.

SEOUL - Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara kembali menembakkan beberapa rudal jelajah di lepas pantai timur Korea pada Rabu yang menandai peluncuran rudal jelajah kelima Korut pada tahun ini.

Pihak militer Korea Selatan mendeteksi rudal yang diluncurkan tersebut sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempatke perairan timur laut Wonsan di pantai timur, namun tidak disebutkan jumlah rudal yang ditembakkan.

"Sambil memperkuat pemantauan dan kewaspadaan kami, militer kami telah berkoordinasi erat dengan Amerika Serikat untuk memantau tanda-tanda tambahan provokasi Korea Utara," kata JCS dalam pesan teks yang dikirimkan kepada wartawan seperti dilaporkan Yonhap.

Adapun Korea Utara melakukan uji coba rudal jelajah strategis baru yang mampu membawa hulu ledak nuklir, bernama Pulhwasal-3-31, untuk pertama kalinya pada 24 Januari lalu.

Negara yang dipimpin Kim Jong-un itu kemudian menembakkan rudal jelajah yang diluncurkan kapal selam di lepas pantai timur pada 28 Januari dan melakukan dua putaran uji coba yang melibatkan rudal jelajah strategis Hwasal-2 dari pantai barat pada pekan yang sama.

Rudal jelajah Pulhwasal berarti panah api dalam bahasa Korea dan berasal dari kata Hwasal yang berarti panah. Rudal tersebut ditenagai oleh mesin jet, memiliki kemampuan terbang rendah dan bermanuver sehingga membuatnya lebih sulit dideteksi dan dicegat.

Para ahli percaya bahwa uji coba rudal jelajah yang dilakukan Korea Utara dengan sangat cepat bertujuan untuk meningkatkan kinerja rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir yang dapat menimbulkan ancaman serius bagi Korea Selatan.

Sumber : YONHAP-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.