Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Golput, Pemkot Magelang Optimistis Partisipasi Pemilih Lebih dari 75 Persen

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Golput, Pemkot Magelang Optimistis Partisipasi Pemilih Lebih dari 75 Persen Doc: ANTARA/HO-Bagian Prokompim Kota Magelang
Ket. Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur meninjau pasukan pada Apel Pergeseran Pasukan dalam Rangka Pengamanan Tahap Pemungutan Suara Pemilu 2024.

Magelang - Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, optimistis tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 mencapai lebih dari 75 persen.

"Target angka partisipasi masyarakat di atas 75 persen ke atas. Sampai saat ini Kota Magelang juga aman," kata Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyurdi Magelang, Selasa.

Mansyur mengatakan hal tersebut usai menghadiri Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka Pengamanan Tahap Pemungutan Suara Pemilu 2024 di Alun-Alun Kota Magelang.

Ia mengapresiasi apel pergeseran pasukan oleh jajaran Polres Magelang Kota demi menjamin pelaksanaan Pemilu 2024 di wilayah ini berjalan aman, lancar, dan tertib.

Kepada seluruh lapisan masyarakat,dia mengimbau untuk berpartisipasi atas suksesnya pesta demokrasi ini.

Sementara itu, Kapolres Magelang Kota AKBP Herlina menjelaskan bahwa apel ini bertujuan untuk memeriksa kesiapan personel, serta sarana dan prasarana yang mendukung dalam rangka pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) sebelum personel bergeser ke masing-masing lokasi TPS.

Apel pergeseran pasukan ini, lanjut dia, juga menandakan bahwa Polres Magelang Kota, Kodim 0705 Magelang, Pemerintah Kota Magelang, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Magelang siap bekerja sama untuk menyukseskan pemilu.

Herlina menyebutkan personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilu 2024sebanyak 1.341 orang, terdiri atas 231 personel Polres Magelang Kota yang terbagi dalam 83 PAM TPS, 31 perwira pengendali, dan 117 personel yang tergabung dalam beberapa satuan tugas, serta 1.110 personel Linmas Kota Magelang dan Kecamatan Bandongan.

Pengamanan ini, menurut dia, akan menjamin keamanan pada 555 TPS, terdiri atas 552 TPS kurang rawan dan tigaTPS rawan yang tersebar di 31 kelurahan/desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.