Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SDN 3 Sungai Bilu Banjarmasin belajar di luar gedung saat gempa

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 17:30 WIB | Oleh:
SDN 3 Sungai Bilu Banjarmasin belajar di luar gedung saat gempa Doc: ANTARA/HO-Ist
Ket. Para siswa SDN 3 Sungai Bilu keluar dari gedung sekolah saat terjadi gempa tektonik magnitudo 4,7 di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (13/2).

Banjarmasin -- Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Sungai Bilu, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengarahkan siswa-siswi untuk melakukan aktivitas belajar di luar gedung saat gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah tersebut.

"Gempa terjadi sekitar tujuh detik, bapak kepala sekolah yang sedang rapat di luar langsung mengarahkan kami lewat telepon seluler agar murid-murid belajar di halaman sekolah menunggu keadaan stabil," kata Wali Kelas 6 SDN 3 Sungai Bilu Delly Damayanti di Banjarmasin, Selasa.

Setelah diinstruksikan kepala sekolah, lanjutnya, sebanyak 129 murid mulai dari kelas satu hingga kelas enam melaksanakan aktivitas belajar di luar gedung untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Meskipun gempanya tidak lama, tapi kami tetap khawatir terjadi bahaya ke anak murid kami, jadi kami inisiatif melaksanakan aktivitas belajar di luar kelas," ujarnya.

Menurut dia, gempa yang terjadi dalam waktu singkat itu sempat menghebohkan beberapa guru, meskipun tidak ada bangunan yang rusak, pihaknya menunggu di luar gedung menunggu kondisi kembali tenang.

Delly menuturkan siswa-siswi melaksanakan aktivitas belajar di luar gedung sekitar lebih dari 15 menit. Para murid kembali melaksanakan aktivitas belajar di dalam kelas setelah keadaan stabil dan melihat perkembangan informasi di media sosial.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan Rasmid dalam keterangan tertulis mengatakan gempa tektonik terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 09.22 Wita di darat pada jarak 19 kilometer arah timur laut Banjar, Kalsel, pada kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan estimasi peta guncangan, kata dia, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di sebagian wilayah Kalsel yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Tapin, Marabahan (Kabupaten Barito Kuala), dirasakan III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah).

Kemudian sebagai wilayah Kalteng yakni di Kota Sampit, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kota Palangkarayadengan getaran II-III MMI (dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu).

"Tidak berpotensi tsunami, saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Rasmid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.