Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Menguat Lanjutan

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 08:43 WIB | Oleh:
Berpotensi Menguat Lanjutan Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat lanjutan, hari ini (13/2), jelang pelaksanaan hajatan pemilihan umum (pemilu) 2024. Selain pemilu, investor masih mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dari Indonesia.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (13/2), berpeluang melanjutkan penguatannya dengan support 7.273 dan resistance 7.311.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/2) sore, ditutup menguat dipimpin oleh saham- saham sektor keuangan (finance). IHSG ditutup menguat 62,52 poin atau 0,86 persen ke posisi 7.297,67. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,03 poin atau 1,22 persen ke posisi 995,16.

"Harga minyak mentah mulai menurun pada awal perdagangan setelah sebelumnya naik pesat pada pekan lalu akibat keputusan kontroversial Israel," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Pada Senin (12/2), penurunan harga minyak mentah disebabkan oleh Menteri Luar Negeri Iran yang mengisyaratkan konflik Israel - Hamas dapat mendekati solusi diplomatik, lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Iran membahas potensi pembebasan sandera Israel bersama dengan pejabat senior Hamas.

Sejauh ini kekhawatiran terhadap konflik Timur Tengah juga diimbangi dengan melimpahnya pasokan global terutama dari Amerika Serikat (AS) yang produksinya diperkirakan akan mencapai 6,4 juta barel per hari atau naik 5 persen dibandingkan tahun lalu.

Selain itu, melemahnya permintaan terutama dari China yang merupakan konsumen terbesar kedua juga menjadi penyeimbang, dimana melemahnya permintaan minyak mentah di China akibat permintaan yang tinggi akan kendaraan listrik.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.