Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Jangan Khawatir, Pemkab Demak Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Pengungsi Terdampak Banjir

📅 Minggu, 11 Feb 2024, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Jangan Khawatir, Pemkab Demak Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Pengungsi Terdampak Banjir Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana berbincang dengan pengungsi di tempat pengungsian Terminal Induk Jati Kudus, Sabtu (10/2/2024).

Demak - Bupati Demak Eisti'anah memastikan kebutuhan dasar pengungsi terdampak banjir di berbagai daerah di Kabupaten Demak, Jawa Tengahterpenuhi, termasuk warga setempatyang mengungsi ke wilayah Kabupaten Kudus.

"Sejak awal terjadi banjir, kebutuhan kebutuhan logistik makanan untuk para pengungsi dipenuhi, termasuk yang mengungsi di Kabupaten Kudus juga dipenuhi. Kalaupun masih ada yang belum terpenuhi akan diupayakan," kata Bupati Demak Eisti'anahdi sela mendampingi Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana mengunjungi tempat pengungsian di Terminal Induk Jati Kudus setelah sebelumnya mengunjungi pengungsian di Jembatan Tanggulangindi Kudus, Sabtu.

Apalagi, Pemkab Demak baru saja menerima bantuan logistik dari Kementerian Sosial senilai Rp277,517 juta dan logistik dari Dinas Sosial Provinsi Jateng senilai Rp27,95 juta.

Pihaknya juga menerima bantuan berupa pangan dan obat-obatan dari gerakan BUMD Jateng peduli bencana banjir di Demak. Penyerahan oleh Pj Gubernur Jateng di Terminal Induk Jati Kudus.

Dengan bantuan yang ada, pihaknya akan berupaya memenuhi semua kebutuhan pengungsi, baik di Demak maupun Kudus.

Nana juga berdialog dengan sejumlah pengungsi sekaligus mendengarkan keluhan mereka soal surat-surat berharga milik warga yang hilang karena terbawa arus air.

"Sabar ya Bu, nanti dicatat semua apa saja yang hilang. Nantinya diurus dan sebutkan bahwa hilangnya karena bencana banjir," ujarnya.

Ia bersyukur karena para pengungsi dalam kondisi sehat, karena kesehatan hal utama harus diperhatikan.

"Permasalahan bantuan makanan, Pemprov Jateng, Kemensos, dan kabupaten bekerja sama menyiapkan dapur umum untuk membantu para pengungsi," ujarnya.

Meskipun banjir mulai surut dibandingkan dengan sebelumnya, seperti di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak, dimungkinkan jumlah pengungsi bertambah karena masih ada evakuasi.

"Kami tentu ikut prihatin, tetapi mereka terhibur dengan adanya bantuan pemerintah dan masyarakat karena merasa diperhatikan," ujarnya.

Suci, seorang pengungsi asal Desa Karanganyar, Demak, mengaku dompet suaminya berisi KTP-elektronik, SIM, dan STNKhilang di genangan banjir sehingga diharapkan kemudahan mengurus gantinya.

Yuni, pengungsi lainnya, mengakui belum mengetahui ada tidaknya surat berharga miliknya yang hilang, seperti sertifikat tanah dan ijazah, karena sejak Kamis (8/2) malam belum kembali ke rumah.

"Bahkan, saya saja tidak membawa sandal maupun baju ganti, sehingga berharap mendapatkan bantuan dari Pemkab Demak," ujarnya.

Para pengungsi juga berharap, mendapatkan selimut untuk setiap orang karena yang diterima satu selimut untuk sekeluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.