PLN Gandeng Pemprov NTB Wujudkan Nol Emisi Karbon

Sabtu, 10 Feb 2024, 13:19 WIB

MATARAM - PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mewujudkan program-program yang ramah lingkungan dan berkomitmen mencapai net zero emission (NZE) atau nol emisi karbon.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Sabtu (10/2) mengatakan PLN berkomitmen untuk terus mewujudkan NZE tahun 2050 di provinsi Nusa Tenggara Barat. Uji coba co-firing 100 persen menggunakan biomassa penting dilakukan untuk mengetahui komposisi campuran biomassa yang tepat.

Ket. Foto: Bahan biomassa untuk mewujudkan nol emisi karbon. — Sumber: ANTARA/HO-PLN NTB

"Komposisi biomassa yang paling optimal inilah yang nantinya akan digunakan sebagai standar penggunaan co-firing biomassa," katanya.

Ia mengatakan, setiap lokasi pembangkit memiliki sumber daya alam yang berbeda, sehingga komposisi co-firing biomassa di tiap lokasi PLTU tentunya akan berbeda mengikuti sumber daya alam yang tersedia di daerah tersebut. Dalam hal ini, PLN membuka peluang kerja sama dengan semua pihak.

"Implementasi co-firing akan memberikan dampak terhadap penurunan emisi karbon. Tak hanya itu, juga akan berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat karena akan melibatkan banyak masyarakat dalam proses implementasinya," katanya.

Dalam mempersiapkan kegiatan uji coba menggunakan biomassa ini telah dipersiapkan PLN dari sejak beberapa waktu yang lalu, mulai dari penyediaan bahan dan pembuatan briket biomassa yang memerlukan waktu.

"Kami berterima kasih terhadap seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah dibuat," katanya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, H. Sahdan, mengutarakan kegembiraannya. Dia optimis konsep green energy ini akan berdampak positif bagi kemajuan provinsi NTB dan dalam waktu yang tak terlalu lama, banyak pihak yang akan tertarik untuk berpartisipasi dalam membangun green energy.

"Kalau kita berbicara co-firing, apalagi ini sudah meningkat 100 persen, karena kita saat ini sedang gencar-gencarnya untuk fokus pada transisi energi atau green energy, saya kira dengan keberhasilan co-firing 100 persen di PLTU Sumbawa, saya sangat bangga dan sangat senang karena dengan di uji coba ternyata sudah punya keandalan luar biasa dengan beban 6 MW ternyata bisa dipikul dengan co-firing yang dilaksanakan," ujarnya.

"Saya kira ini adalah kabar baik bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat. NTB sudah mulai berusaha mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, kita sudah mulai dengan green energy. Saya kira ini adalah sisi baik yang perlu kita terus tingkatkan, bahkan harapan kita ke depan, semua pembangkit listrik kita di NTB ini betul-betul bertransisi agar di tahun 2050 besok kita sudah bisa net zero emission," katanya.

Hasilnya, pemantauan penggunaan 100 persen biomassa tersebut, didapatkan hasil yang cukup menggembirakan. Performance test dengan total beroperasi selama 16 jam dan pemberian beban sebesar 6 MW, sukses berjalan tanpa ada kendala derating atau penurunan daya mampu pembangkit.

Bahan baku utama biomassa ini adalah serbuk kayu, bonggol jagung dan arang kayu yang di campurkan dengan bottom ash yang dihasilkan oleh PLTU Sumbawa, dengan komposisi serbuk kayu (saw dust) mendominasi sekitar 80 persen dan disusul bonggol jagung 10 persen, selebihnya dipenuhi dari komposisi arang.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.