Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Prihatin Atas Tarif Impor dan Sanksi Dagang AS

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Tiongkok Prihatin Atas Tarif Impor dan Sanksi Dagang AS Doc: istimewa
Ket. AS dan Tiongkok melakukan dialog yang “mendalam, jujur, pragmatis, dan konstruktif” mengenai situasi dan kebijakan makroekonomi mereka.

BEIJING - Para pejabat keuangan Tiongkok pada Selasa (6/2), mengungkapkan keprihatinannya kepada pejabat Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) yang berkunjung di Beijing mengenai tarif impor, pembatasan investasi, dan sanksi AS yang ditetapkan untuk "menekan" perusahaan-perusahaan Tiongkok.

"Kedua belah pihak melakukan pembicaraan mendalam, jujur, pragmatis dan konstruktif mengenai situasi makroekonomi dan kebijakan mereka, serta utang negara-negara berkembang, dan isu-isu lainnya dalam pertemuan minggu ini di Beijing," kata Kementerian Keuangan Tiongkok.

"Mereka sepakat untuk terus menjaga komunikasi," tambahnya.

Dalam pertemuan terpisah, kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua melaporkan, Wakil Perdana Menteri Tiongkok, He Lifeng, pada Rabu juga bertemu dengan Wakil Menteri Keuangan AS untuk Urusan Internasional, Jay Shambaugh,

"He mendesak kedua negara untuk memperdalam pertukaran dan kerja sama guna menstabilkan dan mengembangkan hubungan ekonomi Tiongkok-AS," tambah badan tersebut.

Pembicaraan tersebut menggarisbawahi ketegangan perdagangan antara dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Keduanya telah membuat tawaran untuk meredakan perselisihan, terutama ketika Amerika Serikat meningkatkan kontrol ekspor yang dimaksudkan untuk menjaga semikonduktor paling canggih itu lepas dari tangan Tiongkok.

Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok, Wang Shouwen, menyatakan keprihatinannya mengenai pembatasan teknologi semikonduktor dan layanan cloud di Tiongkok, perlakuan adil terhadap perusahaan Tiongkok di AS, dan pembatasan fotovoltaik.

"Kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS merupakan kekuatan yang menstabilkan hubungan kedua negara," kata Wang dalam panggilan video terpisah dengan Wakil Menteri Perdagangan AS, Marisa Lago, seraya menambahkan Tiongkok siap bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk memperluas kerja sama dan mengelola perbedaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.