Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Tiongkok Jajaki Kerja Sama Implementasi Teknologi AI Minim Risiko

📅 Rabu, 07 Feb 2024, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Tiongkok Jajaki Kerja Sama Implementasi Teknologi AI Minim Risiko Doc: ANTARA/HO-Kemkominfo
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria.

JAKARTA -Pemerintah menjajaki kerja sama dalam implementasi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang minim risiko dan maksimal manfaatnya di Indonesia dengan Tiongkok.

"Dengan Tiongkok, kami coba perkuat kerja sama dalam bentuk program-program khusus untuk pengembangan AI," kata Nezar dalam siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Selasa (6/2).

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan Tiongkok merupakan salah satu negara yang secara konkret telah mengimplementasikan teknologi AI di negaranya.

Saat ini, ada sekitar 40 ribu mahasiswa Indonesia bersekolah di Tiongkok. Sebagian besar memilih fokus studi dalam bidang digitalisasi teknologi.

Informasi itu didapatkan usai pertemuan bilateral antara Wamenkominfo dengan Vice Minister of Education Peoples Republic of China Wang Jiayi di Brdo Congress Centre, Slovenia, Senin (5/2).

Pihaknya turut didampingi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong dan Staf Ahli Menkominfo bidang Media Massa Widodo Muktiyo dalam pertemuan tersebut.

Nezar menyampaikan, data sains dan machine learning memiliki relevansi kuat dalam pengembangan ekosistem AI nasional. Pengembangan dan pemanfaatan AI akan menjadikan kerja sama kedua negara lebih konkret.

"Artinya, kami lebih konkret lagi dalam soal kolaborasi dengan Tiongkok. Karena selama ini sudah ada kolaborasi yang dilakukan, terutama dalam soal peningkatan kapabilitas talenta digital Indonesia," kata dia pula

Nezar mengatakan kolaborasi itu tentu saja dapat memperkuat posisi Indonesia dengan politik yang bebas dan aktif, sehingga pemerintah bisa berkolaborasi dengan banyak negara untuk memaksimalkan manfaat penggunaan AI serta meminimalkan risikonya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.