Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puasa Gelar 64 Tahun, Klinsmann Sebut Korsel 'Tim yang Lapar'

📅 Selasa, 06 Feb 2024, 18:34 WIB | Oleh:
Puasa Gelar 64 Tahun, Klinsmann Sebut Korsel 'Tim yang Lapar' Doc: AFP/GIUSEPPE CACACE/GIUSEPPE CACACE
Ket. Pelatih Korsel Jurgen Klinsmann.

JAKARTA - Pelatih Korea Selatan Jurgen Klinsmann menyebut timnya sedang lapar gelar juara jelang laga semifinal Piala Asia melawan Yordania di Stadion Ahmad bin Ali, Qatar, Selasa malam nanti.

Korea Selatan yang terakhir kali juara Piala Asia pada 64 tahun lalu atau pada 1960 akan menjamu Yordania setelah mengalahkan Arab Saudi dan Australia di babak 16 besar dan perempat final. Sedangkan Yordania yang berstatus sebagai tim debutan menyingkirkan Irak dan Tajikistan di babak 16 besar dan perempat final.

"Kami lapar, bugar, menantikan pertandingan ini dan kami ingin berada di sini sampai ke final," kata Jurgen Klinsmann sebagaimana dilansir AFP pada Senin (5/2) waktu setempat.

"Saya ingin melakukan yang terbaik untuk Korea dan memberikan tim ini semua pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki," tutur Klinsmann.

Di sisi lain, Klinsmann yang menjuarai Piala Dunia sebagai pemain Jerman belum bisa meyakinkan hati pendukung Korea Selatan karena pasukan yang dikomandoi penyerang Tottenham Son Heung-min itu melaju dengan susah payah ke semifinal.

Sebagai salah satu tim unggulan, Korea Selatan hanya menempati posisi kedua pada babak penyisihan grup, di bawah Bahrain yang menempati posisi pertama.

Tim berjulukTaegeuk Warriorsitu bahkan hanya imbang 2-2 saat melawan Yordania dan 3-3 versus Malaysia di fase grup.

Pada babak 16 besar, Korea Selatan memerlukan babak adu penalti untuk menyingkirkan Arab Saudi setelah imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Mereka mengamankan tiket ke semifinal setelah memulangkan Australia dengan skor 2-1 pada babak perempatfinal melalui gol yang dicetak Son Heung-min pada menit 104 di babak perpanjangan waktu.

Kendati demikian, Korea Selatan tetap difavoritkan untuk mengalahkan Jordania yang menyandang status tim dengan peringkat terendah yang tersisa di Piala Asia 2024.

Salah satu dari kedua tim itu akan bertemu dengan pemenang antara Qatar atau Iran yang bermain pada Rabu (7/2). Adapun laga final akan diselenggarakan pada Sabtu (10/2) di Lusail Stadium, Qatar. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.