Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ganjar-Mahfud Dinilai Sosok Pemimpin yang Bisa Hargai Ulama dan Santri

24 Selasa, 06 Feb 2024, 13:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar-Mahfud Dinilai Sosok Pemimpin yang Bisa Hargai Ulama dan Santri Ganjar-Mahfud Dinilai Sosok Pemimpin yang Bisa Hargai Ulama dan Santri Doc: antarafoto
Ket. Ganjar Pranowo bersama KH Aceng Abdul Mujib

JAKARTA - Pemimpin Pondok Pesantren Fauzan, KH Aceng Abdul Mujib di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) menilai pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang bisa menghargai ulama dan santri.

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (6/2), Ganjar saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah memiliki program insentif untuk guru agama. Hal ini membuatnya iri dengan masyarakat Jawa Tengah lantaran pernah dipimpin oleh sosok yang peduli dengan kalangan ulama, santri dan guru agama.

"Sedikit agak iri oleh masyarakat Jawa Tengah, sempat berpikir ingin pindah ke Jawa Tengah. Ada sosok pejabat negara yang peduli terhadap guru ngaji," ujar KH Aceng.

Ia mengaku sangat mengapresiasi Ganjar terhadap kepedulian dan perhatiannya kepada kalangan pengajar agama, khususnya ulama dan santri yang telah memberikan kontribusi besar untuk bangsa dan negara.

"Pejabat yang tahu diri bahwa santri adalah rakyat Indonesia, kiai bagian dari masyarakat Indonesia yang memberikan kontribusi besar sejak saat melawan penjajah sampai hari ini santri dan kiai tetap pasang badan untuk membela NKRI," katanya.

Adapun program tersebut akan ditingkatkan Ganjar ke nasional dan telah resmi masuk program Ganjar-Mahfud. Oleh sebab itu, KH Aceng diikuti belasan ribu santri menjatuhkan pilihannya untuk Ganjar-Mahfud agar nasib pengajar agama bisa lebih sejahtera.

"Ketika seorang pejabat menghargai kiai, santri menghargai para pejuang ulama-ulama terdahulu yang ikut mendirikan negeri tercinta ini, saya yakin Indonesia ke depan akan jadi negara besar, kita semua akan sejahtera," ucap KH Aceng.

Sementara itu, Ganjar menegaskan komitmennya untuk menerapkan program insentif guru agama dan guru ngaji se-Indonesia jika terpilih dalam Pilpres 2024. Bersama Mahfud Md, dia bakal menasionalkan program tersebut hingga guru agama bisa benar-benar mendapatkan perhatian.

"Tadi ada harapan (insentif guru ngaji) dan diceritakan apa yang ada di Jawa Tengah dan kami akan nasionalkan. Saya kira sama dengan harapan-harapan yang ada di Jawa Barat di Garut 'Pak Ganjar itu kok bisa', bisa nanti kita nasionalkan juga bisa," kata Ganjar.

Ganjar menambahkan, program insentif guru agama telah diperhitungkan dengan matang hingga ke alokasi anggarannya. Ia menyebutkan bakal menyisihkan Rp4 triliun dari APBN untuk menyejahterakan guru agama.

Program tersebut, lanjut Ganjar, juga beriringan dengan komitmen pelaksanaan Undang-Undang (UU) Pesantren. UU tersebut juga pernah didorong Ganjar saat masih menjabat gubernur.

"Yang penting dengan Undang-Undang Pesantren itu ada, legalitasnya siap, administrasinya siap, nanti akhirnya akan bisa bekerja sama. Tentu saja guru madin, guru agama yang ada, saya kira bisa diberikan seperti apa yang pernah kami lakukan di Jawa Tengah," ujarnya.

Adapun Pondok Pesantren Fauzan merupakan salah satu ponpes tertua di Kabupaten Garut yang didirikan pada tahun 1850 dengan nama Pondok Pesantren Pasir Bokor. Ponpes Fauzan juga berperan besar dalam melawan penjajah, merebut kemerdekaan dan mempertahankan bangsa Indonesia.

Sebagai informasi, acara tersebut bertajuk Istighosah dan Doa Bersama dari santri untuk Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Paslon nomor urut 3 itu turut didoakan agar ketika terpilih, bisa menjadi pemimpin jujur, adil dan amanah. Istighosah tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Santri Nusantara dan Ganjar Muda Padjajaran (GMP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Nasional
Perum Bulog dan Menko Panga...
Daerah
Wisata Kebun Stroberi Jadi ...
Luar Negeri
Kemlu: Dua WNI Turut Jadi K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.