Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI: Inflasi Januari 2024 Terjaga Berkat Konsistensi Kebijakan Moneter

📅 Jumat, 02 Feb 2024, 10:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI: Inflasi Januari 2024 Terjaga Berkat Konsistensi Kebijakan Moneter Doc: ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak
Ket. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono.

JAKARTA -Bank Indonesia (BI) mengatakan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Januari 2024 terjaga berkat konsistensi kebijakan moneter dan sinergi pengendalian inflasi antarpemangku kepentingan."Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2024 terjaga dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus satu persen," kata Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (2/2).Berdasarkan data inflasi Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi IHK Januari 2024 tercatat sebesar 0,04 persen (month to month/mtm), sehingga secara tahunan menjadi 2,57 persen (year on year/yoy), lebih rendah dari inflasi IHK bulan sebelumnya sebesar 2,61 persen (yoy).Perkembangan inflasi IHK yang terjaga merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan pemerintah pusat dan daerah dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah.Ke d?epan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus satu persen pada 2024.

Erwin menuturkan inflasi inti pada Januari 2024 tetap terjaga rendah dengan posisi di level 0,20 persen (mtm), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,14 persen (mtm).Realisasi inflasi inti tersebut disumbang terutama oleh komoditas emas perhiasan, biaya sewa rumah, dan biaya kontrak rumah.

Secara tahunan, inflasi inti Januari 2024 tercatat sebesar 1,68 persen (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,80 persen (yoy).Sementara inflasi kelompok pangan bergejolak (volatile food) pada Januari menurun dari bulan sebelumnya sebesar 1,42 persen (mtm) menjadi sebesar 0,01 persen (mtm).

Perkembangan tersebut didukung terutama oleh peningkatan pasokan komoditas aneka cabai seiring perbaikan produksi. Penurunan inflasi volatile food lebih lanjut tertahan oleh inflasi komoditas tomat, bawang merah, dan beras.Secara tahunan, kelompok pangan bergejolak mengalami inflasi 7,22 persen (yoy), lebih tinggi dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 6,73 persen (yoy).Selanjutnya inflasi kelompok administered prices pada Januari 2024 mengalami deflasi sebesar 0,48 persen (mtm), menurun dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,39 persen (mtm).

Deflasi tersebut dipengaruhi oleh penurunan tarif angkutan udara usai berakhirnya Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, serta penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.Secara tahunan, inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar 1,74 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,72 persen (yoy).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.