Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp55,1 Triliun

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 11:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp55,1 Triliun Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan laba bersih sebesar 55,1 triliun rupiah pada 2023 atau tumbuh 33,7 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Capaian tersebut terbesar sejak berdirinya perseroan itu 25 tahun lalu.

"Bank Mandiri dengan strategi bisnis yang konsisten untuk fokus pada pertumbuhan bisnis berbasis ekosistem serta didukung dengan strategi digitalisasi, berhasil melewati 2023 dengan mencetak pertumbuhan kinerja gemilang. Hasilnya, sepanjang 2023, perseroan mampu membukukan laba bersih sebesar 55,1 triliun rupiah," kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi saat konferensi pers Paparan Kinerja Kuartal IV-2023 Bank Mandiri secara virtual di Jakarta, Rabu (31/1).

Darmawan menjelaskan, capaian kinerja signifikan tersebut selaras dengan kondisi ekonomi yang secara nasional masih resilien menghadapi volatilitas pada 2023. Dari total aset konsolidasi, Bank Mandiri berhasil mencatatkan total aset sebesar 2.174,2 triliun rupiah pada akhir 2023, naik 9,12 persen (yoy).

Kenaikan tersebut tentunya tidak terlepas dari realisasi penyaluran kredit Bank Mandiri pada 2023 yang mencapai 1.398,1 triliun rupiah atau tumbuh 16,3 persen secara yoy. Angka itu melampaui pertumbuhan kredit industri sebesar 10,38 persen (yoy).

Selanjutnya, Darmawan memaparkan pertumbuhan kredit impresif perseroan terjadi di seluruh segmen, salah satunya didominasi oleh kredit korporasi mencapai 490 triliun rupiah pada akhir 2023, tumbuh 18,3 persen yoy. Selain itu, kredit komersial juga menorehkan kinerja positif dengan pertumbuhan tertinggi dibanding segmen lain yaitu sebesar 21,2 persen yoy menjadi 238 triliun rupiah.

"Dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Mandiri berkomitmen untuk bersama-sama mendorong keberlanjutan ekonomi di sektor-sektor potensial pada masing-masing wilayah termasuk segmen SME dan Micro," paparnya.

Pembiayaan UKM

Adapun, penyaluran kredit untuk segmen UKM tumbuh baik mencapai 14 persen (yoy) menjadi 77 triliun rupiah, sedangkan segmen mikro tumbuh mencapai 10,4 persen (yoy) menyentuh 168 triliun rupiah. Pertumbuhan tersebut juga diimbangi dengan kualitas aset yang terus membaik.

Per akhir 2023, Bank Mandiri mencatat rasio kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) secara bank only berhasil turun sebesar 86 basis poin (bps) secara yoy ke level 1,02 persen. Meski NPL relatif menurun, perseroan tetap menjaga rasio pencadangan (NPL coverage ratio) di level konservatif yakni sebesar 384 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.