Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, Tiongkok Sudah Terapkan Bebas Visa untuk 157 Negara

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 00:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Tiongkok Sudah Terapkan Bebas Visa untuk 157 Negara Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin.

Beijing - Pemerintah Tiongkok telah menerapkan kebijakan bebas visa terhadap warga dari 157 negara yang datang ke negeri Tirai Bambu itu.

"Sejauh ini, Tiongkok telah menandatangani perjanjian pembebasan visa bersama dengan 157 negara untuk berbagai jenis paspor," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Rabu.

Terbaru, Tiongkok dan Thailand mengumumkan kesepakatan bebas visa antarkedua negara saat kunjungan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi ke Thailand pada 28 Januari 2024.

"Tiongkok juga sudah mencapai kesepakatan untuk menyederhanakan prosedur visa dengan 44 negara, dan menikmati bebas visa timbal-balik dengan 23 negara, termasuk Thailand, Singapura, Maladewa, dan Uni Emirat Arab," ungkap Wang Wenbin.

Selain itu, menurut Wang Wenbin, ada lebih dari 60 negara dan wilayah menawarkan kebijakan bebas visa atau "visa-on-arrival" kepada warga negara Tiongkok.

"Semua langkah ini semakin mempermudah perjalanan keluar warga Tiongkok, menjadikan paspor Tiongkok lebih bermanfaat dan membantu orang asing bepergian, bekerja, belajar, dan tinggal di Tiongkok dengan lebih nyaman, serta diterima dengan baik oleh komunitas internasional," tamban Wang Wenbin.

Menurut Wang Wenbin, Tiongkok memasuki "era bebas visa" dengan semakin banyak negara melalui kebijakan-kebijakan tersebut.

"Perbaikan kebijakan visa dan memfasilitasi perjalanan lintas batas merupakan langkah penting, yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan berkualitas tinggi dan keterbukaan tingkat di Tiongkok karena hal ini membawa lebih banyak peluang untuk memperdalam persahabatan dan kerja sama yang saling menguntungkan antara Tiongkok dan negara-negara lain," ungkap Wang Wenbin.

Wang Wenbin menyebut Direktur eksekutif Organisasi Pariwisata Dunia di bawah PBB mengatakan bahwa kebijakan bebas visa Tiongkok akan membantu pemulihan industri pariwisata global dan dengan sendirinya, industri pariwisata Tiongkok yang berkembang pesat akan membawa negara-negara tetangga dapat juga sejahtera.

"Setelah kesepakatan bebas visa bersama tercapai antara Tiongkok dan Singapura serta antara Tiongkok dan Thailand, jumlah pemesanan perjalanan untuk Festival Musim Semi yang dilakukan oleh turis Tiongkok ke Singapura, Malaysia dan Thailand, serta pengunjung dari ketiga negara tersebut ke Tiongkok melonjak signifikan. Era bebas visa membawa dampak positif," jelas Wang Wenbin.

Wang Wenbin pun menyebut pemerintah Tiongkok akan terus meningkatkan langkah-langkah yang memfasilitasi perjalanan lintas batas, dan memberikan perlindungan yang efektif bagi warga negara Tiongkok untuk bepergian ke luar negeri dengan lebih aman dan nyaman.

"Kami menyambut lebih banyak teman asing untuk mengunjungi Tiongkok, melihat dengan mata kepala sendiri kekuatan negara dan keramahtamahan masyarakat serta kehidupan sehari-hari kami dan membawa lebih banyak kisah persahabatan lintas batas antarmasyarakat," kata Wang Wenbin.

Tiongkok dan Singapura juga telah menyepakati aturan bebas visa selama 30 hari bagi kedua warga negara mulai 9 Februari 2024. Sebelumnya Tiongkok telah menerapkan bebas visa unilateral (sepihak) selama 15 hari untuk Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol dan Malaysia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.