Kabar Baik, Permintaan Singkong di Gorontalo Mulai Meningkat

Kamis, 01 Feb 2024, 00:10 WIB

Gorontalo - Singkong saat ini menjadi salah satu komoditas pangan yang permintaannya mulai meningkat, khususnya di Provinsi Gorontalo.

Salah satu petani singkong Kabupaten Bone Bolango Hendrawanto di Gorontalo, Rabu mengatakan dalam beberapa pekan terakhir, banyak warga khususnya pedagang yang datang membeli dalam jumlah banyak.

Bahkan stok singkong atau ubi kayu tidak sanggup memenuhi seluruh permintaan, karena tingginya peminat.

"Minggu kemarin, saya tidak mampu memenuhi seluruh permintaan. Sebab sekali datang, paling sedikit pembelian sebanyak dua hingga lima karung. Per hari paling sedikit lima orang datang membeli," kata Hendrawanto.

Ia mengatakan untuk harga jual per kilo gram mencapai Rp1500. Harga per karung mencapai Rp250 ribu.

Harga tersebut kata dia, menyesuaikan harga jual di pasar.

Menurutnya anyak pembeli membelisingkong untuk dijual lagi.

"Banyak pula dibeli untuk bahan baku usaha UMKM," katanya.

Pihaknya sering kehabisan stok karena tingginya permintaan, sehingga penanaman berkelanjutan terus dilakukan agar pasokan selalu ada.

Salah satu pedagang umbi umbi-an di Bone Bolango Asep Dirtayanto mengaku sebagian besar warga yang sering berbelanja singkong di lapak-nya, untuk keperluan konsumsi kegiatan instansi pemerintah maupun swasta.

"Banyak kalangan datang langsung membeli di lapak. Hampir sering diborong dalam jumlah banyak dengan alasan untuk sajian acara kantor," imbuhnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.