Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Romo Benny : Pemilu Jurdil Bukti Nyata Pembumian Nilai Pancasila

📅 Selasa, 30 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Romo Benny : Pemilu Jurdil Bukti Nyata Pembumian Nilai Pancasila Doc: Istimewa
Ket. Menurut Benny, Indonesia bersama Pancasila terbukti mampu menjaga persatuan dan kesatuan ditengah tantangan Ideologi lain yang mencoba merangsek.

SEMARANG - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo, Minggu (28/1), mengatakan bahwa pelaksanaan pemilu yang jujur, adil dan bermartabat merupakan teladan baik bagi masyarakat dan bukti dari pembumian Pancasila yang paling nyata dalam menyambut dan merayakan pesta demokrasi.

Hal ini dinyatakan oleh Romo Benny dalam Acara Dialog Kebangsaan dan Seruan Pemilu Jurdil yang diselenggarakan oleh Forum NKRI Sehat dalam rangka menyambut pemilu 14 Februari 2024 di Semarang.

Dalam acara yang dihadiri oleh 100 orang dariberbagai unsur masyaraka ini, Benny yang merupakan Doktor Ilmu Komunikasi Politik ini menyatakan bahwa, pemilu sebagai sarana demokrasi yang ideal dan benar benar adil adalah suatu hal yang Utopis.

"Di lapangan kita menghadapi kenyataan bahwa ongkos pemilu yang mahal menjadikan hal yang seharusnya menjadi perayaan dan penghormatan terhadap demokrasi ini menjadi hal yang penuh intrik,dinamika dan transaksi."

"Kita sudah harus mulai bisa memperhatikan para calon pemimpin dengan melihat rekam jejak, kestabilan psikologis dan kemampuan mereka dalam berdiri bersama rakyat dan pemilih, kita harus bisa melihat pemimpin mana yang memiliki keutamaan yaitu mereka yang memiliki kematangan emosi,kearifan dan kebijaksanaan, menghormati keberagaman, hak asasi manusia dan peduli pada mereka yang terpinggirkan," tutur dia.

Lebih lanjut staff khusus Badan pembinaan Ideologi Pancasila itu menyatakan bahwa masyarakat harus menyadari dalam era Digital Ini Sifat buruk bangsa Indonesia benar benar tergali. "Kita tak sadar menjadi pribadi yang melodramatis, mudah terjebak pada romantisme dan masa keemasan masa lalu serta menjadi mereka yang bersumbu Pendek.

"Mereka yang menjadi komunitas pengiya kata yang membagikan hal dan Informasi tanpa menyaringnya terlebih dahulu, dan karenanya diharapkan setiap peserta dialog kebangsaan ini dapat selalu menjadi agen perubahan, agen demokrasi dan agen pengedukasi dalam upaya penjaga pemilu yang berkualitas," ujarnya.

Para peserta dialog hendaknya mampu membuat masyarakat sadar bahwa martabat tidak bisa direduksi dengan uang dan Identitas, dan menjadi bermartabat berarti mereka benar benar bisa memilih atas dasar pikiran sehat ,dan terhormat mereka memilih berdasarkan kenyataan bahwa Demokrasi tidak memberi jaminan kesejahteraan namun memberi jaminan mengenai kemanusiaan, kehormatan dan kesempatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.