Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Aceh Selesaikan Dermaga Baru PPS Kutaraja

📅 Selasa, 30 Jan 2024, 15:47 WIB | Oleh:
Pemprov Aceh Selesaikan Dermaga Baru PPS Kutaraja Doc: ANTARA/HO/DKP Aceh
Ket. Dokumentasi: Dermaga PPS Kutaraja Banda Aceh yang baru selesai dibangun, di Banda Aceh, Senin (29/1).

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh selesai membangun Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja di Banda Aceh yang bisa menampung kapal hingga 200 GT, dan segera dioperasionalkan dalam waktu dekat.

"Alhamdulillah, dermaga ini sudah siap digunakan untuk menampung kapal-kapal 100 GT ke atas yang bersandar di PPS Kutaraja," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Aliman di Banda Aceh, Selasa.

Aliman menyampaikan, selama inikapal yang berkunjung ke PPS Kutaraja bersandar di dermaga muat, karena pelabuhan itu masih kekurangan dermaga sebagai tempat kapal bersandar atau istirahat.

"Kapal-kapal nelayan tersebut terpaksa bersandar atau istirahat di dermaga muat dan dermaga bongkar," ujarnya.Aliman menjelaskan, PPS Kutaraja sebelumnya telah memiliki dermaga dengan panjang keseluruhan 390 meter.

Namun, dengan jumlah kapal penangkap ikan yang ada saat ini, dermaga tersebut hanya mampu menampung untuk aktivitas bongkar dan muat.

Karena itu, kemudian dibangundermaga baru dengan panjang 102 meter pada 2023 sehingga bisa dimanfaatkan nelayan sebagai tempat kapal bersandar atau istirahat.

"Dengan penambahan ini maka PPS Kutaraja telah memiliki dermaga keseluruhan sepanjang 492 meter. Ini sangat membantu dan dapat memenuhi secara signifikan kebutuhan dermaga yang dirasa sangat kurang selama ini," katanya.

Saat ini terdapat 506 unit kapal yang fishing base (berdomisili) di PPS Kutaraja. Kapal-kapal itu berukuran mulai 5 GT sampai 160 GT. Dengan produksi rata-rata 80 - 100ton per hari.

Jumlah kapal diperkirakan terus bertambah setiap tahun seiring dengan kemajuan industri sektor kelautan dan perikanan Aceh.

"Dengan kemajuan industri kelautan dan perikanan Aceh ini, kami berharap bisa meningkatkan peluang lapangan kerja baru di Aceh," demikian Aliman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.