- Home
-
- Luar Negeri
-
- Musk: Neuralink Pasang Imp...
Musk: Neuralink Pasang Implan Otak pada Pasien Pertama
Selasa, 30 Jan 2024, 10:17 WIBSAN FRANCISCO - Elon Musk pada Selasa (30/1) mengatakan startup Neuralink miliknya telah memasang implan otak pada pasien manusia pertamanya dengan hasil awal yang "menjanjikan".
Perusahaan neuroteknologi yang didirikan bersama oleh Musk pada 2016 bertujuan membangun saluran komunikasi langsung antara otak dan komputer.
Ambisinya adalah untuk meningkatkan kemampuan manusia, mengobati gangguan neurologis seperti ALS atau Parkinson, dan mungkin suatu hari nanti mencapai hubungan simbiosis antara manusia dan kecerdasan buatan.
Manusia pertama menerima implan dari Neuralink kemarin dan pulih dengan baik, kata Musk dalam postingan di X, sebelumnya Twitter.
"Hasil awal menunjukkan deteksi lonjakan neuron yang menjanjikan," tambahnya.
Perusahaan rintisan tersebut tahun lalu mengatakan telah mendapat persetujuan dari regulator AS untuk menguji implan otaknya pada manusia.
Teknologi Neuralink terutama akan bekerja melalui implan yang disebut "Link" -- perangkat seukuran lima tumpukan koin yang ditempatkan di dalam otak manusia melalui operasi invasif.
Menurut perusahaan data Pitchbook, tahun lalu Neuralink yang berbasis di California memiliki lebih dari 400 karyawan dan telah mengumpulkan setidaknya 363 juta dollar AS.
Meskipun ia memenangkan sebagian besar berita utama, Musk tidak sendirian dalam mencoba membuat kemajuan di bidang ini, yang secara resmi dikenal sebagai penelitian antarmuka otak-mesin atau otak-komputer.
Karena ditunda, taipan tersebut dilaporkan telah berupaya bekerja sama dengan pengembang implan Synchron mengenai potensi investasi.
Berbeda dengan Link Neuralink, versi implannya tidak memerlukan pemotongan tengkorak untuk memasangnya.
Synchron yang berbasis di Australia menanamkan perangkat pertamanya pada pasien AS pada Juli 2022.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal, ASDP Terus Perkuat Kapasitas Atasi Antrean
-
Militer Yaman Berjibaku Rebut Kembali Pesisir Laut Merah dari Houthi
-
PBB Peringatkan AI Tingkat Lanjut Dapat Menjadi Ancaman bagi Umat Manusia
-
Jelang Duel Sengit Persija vs Persib, Pramono Minta Jakmania Jaga Jakarta sebagai Rumah Bersama
-
Baznas RI Buka Pendaftaran Beasiswa Santri 2026 untuk 2.500 Dhuafa Berprestasi
-
Abu Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, BNPB Kerahkan OMC untuk Datangkan Hujan
-
Reality Club Hadirkan Energi Album Keempat Lewat Live Session yang Penuh Spontanitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.