Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Bangka Barat Layani 2.094 Pemilih Pindah Memilih karena Menempuh Pendidikan dan Bekerja

📅 Selasa, 30 Jan 2024, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Bangka Barat Layani 2.094 Pemilih Pindah Memilih karena Menempuh Pendidikan dan Bekerja Doc: ANTARA/ Donatus Dasapurna
Ket. Anggota KPU Kabupaten bangka Barat Dwi Aprianto.

Mentok - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melayani 2.094 pemilih yang akan pindah memilih pada pemilu yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024.

"Alasan pindah memilih sebagian besar karena sedang menempuh pendidikan di luar daerah dan alasan kerja sehingga mereka terpaksa melakukan pemungutan suara di luar domisili," kata Anggota KPU Kabupaten Bangka Barat Dwi Aprianto di Mentok, Senin.

Ia menjelaskan 2.094 orang pindah memilih yang terdata pada 15 Januari 2024 itu terdiri dari 1.220 pemilih yang masuk ke Kabupaten Bangka Barat dan 874 pemilih keluar daerah.

KPU memfasilitasi para pemilih pindah memilih hingga 15 Januari 2024 dengan alasan, yaitu bertugas di tempat lain, menjalani rawat inap atau mendampingi pasien rawat inap, tertimpa bencana, menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan, atau menjadi terpidana, penyandang disabilitas yang dirawat di panti sosial atau panti rehabilitasi, sedang menjalani rehabilitasi narkoba, menjalankan tugas belajar atau menempuh pendidikan menengah dan tinggi, pindah domisili dan bekerja di luar domisili.

KPU juga masih memberikan kesempatan bagi pemilih yang pindah memilih karena faktor mendadak, yaitu menjalani rawat inap atau mendampingi pasien rawat inap, tertimpa bencana dan menjadi tahanan, yang dilayani hingga 7 Februari 2024.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan Rumah Tahanan Mentok untuk melakukan pendataan berkala warga binaan dan tahanan yang tinggal di lokasi tersebut," katanya.

Ia mengatakan data jumlah warga binaan yang ada di Rutan Mentok pada 15 Januari 2024 sebanyak 198 orang yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Jumlah tersebut diyakini akan berubah karena ada beberapa tahanan yang dinyatakan bebas sebelum pelaksanaan pemungutan suara 14 Februari 2024.

"Kita saat ini juga sedang melakukan proses memasukkan sebanyak 126 warga binaan baru untuk dimasukkan DPTb, setelah itu nanti pada saat mendekati hari pemungutan suara kita juga akan melakukan pendataan para tahanan Polres dan Polsek," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.