Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mesir Kecam Serangan Atas Pasukan AS di Perbatasan Yordania-Suriah

📅 Senin, 29 Jan 2024, 16:33 WIB | Oleh:
Mesir Kecam Serangan Atas Pasukan AS di Perbatasan Yordania-Suriah Doc: Antara
Ket. Sebuah pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) CH-6 dipamerkan di Pameran Penerbangan dan Dirgantara Internasional China (China International Aviation and Aerospace Exhibition) ke-14, yang juga dikenal dengan nama Airshow China di kota pelabuhan Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, Kamis (10/11/2022). Berbagai pesawat nirawak dan sistem anti-drone buatan China dipamerkan di Airshow China ke-14.

KAIRO - Mesir pada Minggu mengecam serangan pesawat tak berawak terhadap pasukan Amerika Serikat (AS) di perbatasan Yordania-Suriah yang menewaskan tiga tentara AS dan melukai beberapa lainnya.

Kairo mengecam keras segala tindakan teroris yang mengancam keamanan dan stabilitas Yordania, kata Kementerian Luar Negeri Mesir dalam sebuah pernyataan.

Kemlu Mesir menyatakan solidaritas penuh dengan Yordania, dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada AS dan keluarga para korban, serta berharap para korban luka segera pulih.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan tiga anggota militer tewas dan 28 luka-luka dalam serangan di pangkalan militer AS Al-Tanf pada Minggu.

Satu kelompok Irak yang menamakan dirinya Perlawanan Islam mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Al-Tanf, sebuah pangkalan yang terletak di wilayah Suriah di luar kendali rezim, di antara perbatasan Suriah, Irak dan Yordania, menampung sejumlah pasukan AS.

"Hari ini, hati kami (AS) sangat sedih. Semalam, tiga anggota militer AS tewas - dan banyak yang terluka - dalam serangan pesawat tak berawak terhadap pasukan kami yang ditempatkan di Yordania timur laut dekat perbatasan Suriah," kata Presiden Joe Biden dalam sebuah pernyataan.

"Meskipun kami masih mengumpulkan fakta tentang serangan ini, kami tahu ini dilakukan oleh kelompok militan radikal yang didukung Iran yang beroperasi di Suriah dan Irak," ujar Presiden AS itu.

Sejak serangan lintas batas pada 7 Oktober oleh kelompok Hamas Palestina, pasukan AS telah diserang beberapa kali di Irak dan Suriah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.