Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bawaslu Ajak Mahasiswa di Sulbar untuk Lawan Politik SARA

📅 Senin, 29 Jan 2024, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bawaslu Ajak Mahasiswa di Sulbar untuk Lawan Politik SARA Doc: ANTARA/HO-Humas Bawaslu Sulbar
Ket. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan sosialisasi yang mengajak mahasiswa untuk melawan segala bentuk politik yang berbau SARA pada pemilu 2024, di Mamuju, Minggu (28/1/2024).

Mamuju - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengajak mahasiswa untuk melawan segala bentuk politik yang berbau suku, agama, ras dan antargolongan(SARA) yang dapat merusak jalannya demokrasi pemilu 2024.

Anggota Bawaslu SulbarHamrana Hakim di Mamuju, Minggu, mengatakan mahasiswa diminta untuk melawan segala bentuk politik yang berbau SARA dengan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar tidak terpengaruh.

"Peran mahasiswa sangat penting dalam mensukseskan pesta demokrasi 2024, sehingga mahasiswa juga diminta terlibat dalam pengawasan partisipatif pada pemilu tahun ini," ujarnya.

Menurut dia, pengawasan partisipatif yang dilakukan Bawaslu Sulbar tidak hanya akan mengawasi pelanggaran pemilu 2024.

Namun juga, akan meningkatkan pengawasan partisipatif dengan melakukan pengawasan siber terhadap berbagai isu hoaks, ujaran kebencian ataupun isu SARAyang menjadi penghambat jalannya demokrasi.

"Kontribusi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi sangat diharapkan, sekecil apapun kontribusi dalam perhelatan demokrasi sangat penting dalam membangun fondasi sistem yang kuat mengenai pemilu," katanya.

Ia berharapmasyarakat dalam menyikapi setiap informasi pemilu perlu memahami agar dapat membedakan informasi benar dan tidak benar.

"Mari berpartisipasi dan berperan bagi bangsa dan negara, dengan memfilter setiap informasi hoaks atau informasi bohong, ujaran kebencian, atau isu berbau SARA," katanya.

Ia mengatakan Bawaslu Sulbar akan terus berupaya berpartisipasi mensosialisasikan pengawasan partisipatif pemilu 2024, khusunya di kalangan generasi muda seperti mahasiswa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.