Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sukabumi Jadi Lokasi Studi Tiru Kabupaten Layak Anak

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 10:12 WIB | Oleh:
Pemkab Sukabumi Jadi Lokasi Studi Tiru Kabupaten Layak Anak Doc: Dok. Pemkab Sukabumi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menjadi lokasi studi tiru Pemkab Cianjur. Adapun studi tiru dilakukan lantaran Sukabumi menjadi Kabupaten Layak Anak. Kunjungan studi tiru oleh Pemkab Cianjur diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sukabumi Ade Suryaman di Pendopo Sukabumi, Selasa (23/1).

Dalam kunjungan tersebut, Assda Pemkesra Kab Cianjur Arief Purnawan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sukabumi yang telah berkenan menerima kunjungan tim gugus tugas KLA Pemerintah Kabupaten Cianjur .

"Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mencapai predikat NINDYA pada evaluasi Kabupaten/Kota layak anak pada tahun 2023 dan tahun-tahun sebelumnya, oleh karena itu kami ingin belajar dan menimba ilmu dari keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan Kab Sukabumi Layak Anak," ungkapnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Sukabumi, Kamis (25/1).

Sekda dalam sambutannya menyebutkan bahwa Kab Sukabumi sudah berada di kategori Nindya kuncinya adalah Kebersamaan, Komitmen, Sinergitas dan Kolaborasi semua stakeholder.

"Perlu kami sampaikan bahwasanya Kabupaten Layak Anak sejalan dengan Visi Kab Sukabumi yaitu Terwujudnya Kab Sukabumi yang Religius Maju dan Inovatif menuju Masyarakat Sejahtera Lahir dan Batin, selain itu anak merupakan aset bangsa," ujar Sekda.

Masih dikatakan Sekda, dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi layak anak, pemkab bersama DPRD sedang menyusun peraturan daerah tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak. Selanjutnya Paparan tentang Kabupaten Layak Anak disampaikan oleh Kadis DP3A Kab Sukabumi H. Eki Radiana Rizki. Di penghujung acara Pemkab Sukabumi dan Pemkab Cianjur saling memberikan plakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.